Breaking NewsPMI lainnya

TKW Indonesia Tertangkap Mencuri Uang Majikan Untuk Membeli Barang Mewah dan Memohon Kepada Hakim Agar Dipenjara Hanya 1 Bulan

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai TKW asal Indonesia dilaporkan terlibat dalam kasus pencurian uang milik majikannya di Singapura. Disebutkan bahwa TKW ini telah menggondol uang ratusan juta rupiah dan menggunakannya untuk berfoya-foya serta membeli barang mewah.

Ketika dilaporkan ke polisi, TKW ini sempat panik hingga membuang sisa uang uang dicurinya keluar jendela. Adapun nama TKW tersebut adalah Aryani dan majikan dari Aryani merupakan sepasang suami istri yang memiliki bisnis kedai makanan dan minuman di Serangoon sejak tahun 2017.

Pengadilan kemudian mendengar bahwa pasangan tersebut biasa menyimpan pendapatan mingguan dalam sebuah kantong plastik sebelum membawanya pulang. Setiap kantong plastik berisi laporan penjualan, pendapatan dalam bentuk tunai, serta periode penjualan. Kantong plastik ini lalu disimpan di area tangga di dalam kondominium atau luar brankas di kantor mereka yang ada di lantai atas.

Dari waktu ke waktu, majikan Aryani menyetor pendapatan tunai di bank namun dimulai dari bulan April 2020, mereka berhenti melakukannya karena pandemi Covid-19. Di situlah, Aryani yang memiliki akses ke tempat penyimpanan uang mulai melakukan aksi kriminal nya. Ia mencuri uang hasil kerja majikannya tersebut. Hingga bulan Juli 2020, korban melihat 4 kantong uang tunai hilang dan memberi tahu suaminya tentang kejadian tersebut.

Namun saat itu, mereka tidak langsung menginterogasi Aryani karena masih berpikir bahwa mereka hanya salah menaruh tas. Mereka pun baru menanyai Aryani ketika tidak juga menemukan tas plastik tersebut. Saat dikonfrontasi itu, Aryani masih membantah tuduhan pencurian. Tak menyerah, pada bulan Agustus 2021, pasangan suami istri meminta bantuan pihak kepolisian untuk mengatasi kasus pencurian ini.

Pada akhirnya, tim investigasi mengungkap bahwa Aryani memang telah melakukan pencurian dari April hingga Juli 2021. Aryani yang berhasil mengambil 4 tas dengan total uang mencapai 11.635,50 dolar Singapura atau sekitar Rp 121,9 juta. Dengan uang tersebut, Aryani mengaku telah membeli beberapa barang mewah seperti hp iphone, tas, pakaian, sepatu dan barang branded lainnya.

Untuk kasus pencurian yang dilakukan Aryani maka TKW ini bisa dipenjara hingga 7 tahun dan didenda. Namun, jaksa menuntut Aryani 10-12 bulan penjara dengan mengatakan dia telah menyalahgunakan kepercayaan majikan dan mencuri karena keserakahan.
Mendengar itu, Aryani justru meminta hukuman penjara yang lebih ringan. Ia juga mendesak hakim untuk memberi vonis hanya satu bulan penjara meski hukuman telah dibacakan oleh jaksa. Aryani juga mengaku membutuhkan pekerjaan baru untuk bisa menghidupi ketiga saudaranya yang masih bersekolah dan membayar pengobatan ibunya yang sedang sakit. Ia juga mengaku bahwa sejak ayahnya meninggal maka dia lah tulang punggung keluarganya saat ini.

Darnichn.



Related Articles