Breaking NewsPMI lainnya

TKW di Singapura Ditangkap Karena Merekam Majikan Saat Mandi Kemudian Disebar

Seorang TKW dari Indonesia yang bekerja di Singapura dilaporkan ke polisi atas tuduhan merekam majikannya yang sedang mandi. TKW berusia 33 tahun yang bekerja sebagai pengasuh itu merekam saat dia memandikan majikan berusia lanjut beberapa kali.

Dia didakwa dengan 7 tuduhan di pengadilan distrik pada Kamis (14/10/2021) termasuk merekam dan menyebarluaskan hasil rekamannya tersebut. Dalam dakwaan disebutkan, TKW itu menggunakan ponsel miliknya untuk merekam saat dia memandikan majikan sebanyak 7 kali dimulai dari Januari 2020.

Video hasil rekaman itu lalu dibagikan melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp setidaknya 4 kali dengan maksud untuk mempermalukan sang majikan. Usia majikan serta kepada siapa saja dia membagikannya tidak diungkapkan dalam dokumen pengadilan.

Selain itu, ada juga video yang diunggah di akun TikTok pada 1 Januari 2021. Kasus ini terungkap 2 hari kemudian setelah seseorang yang menonton video di TikTok melapor ke polisi. Saat ini, TKW itu tinggal di agen sambil mencari bantuan hukum dan kasusnya akan disidang pada 27 Oktober.

Jika terbukti bersalah untuk setiap tuduhan merekam video intim seseorang yang rentan tanpa persetujuan, pelaku bisa di penjara maksimal 4 tahun dan denda atau dicambuk. Sementara itu, untuk tuduhan penyebarluasan rekaman seseorang yang rentan bisa di penjara maksimal 10 tahun dan denda atau dicambuk. Namun hukuman cambuk kemungkinan tidak akan dikenakan kepada TKW tersebut sebab biasanya hukuman cambuk hanya dijatuhkan untuk terdakwa pria.

Darnichn.



Related Articles