Breaking NewsPMI Malaysia

Tentara Laut Malaysia Tangkap 10 WNI yang Menyelundup Masuk Melalui Perairan Johor

Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) menahan sebuah bot (speedboat) yang ditumpangi warga negara Indonesia karena melanggar perbatasan negara di dekat Tanjung Punggai, Johor, Rabu (29/9) malam.

Markas Komando Armada Lumut Barat mengatakan mereka mendeteksi keberadaan bot mencurigakan di dekat Tanjung Penyusop, Johor pada pukul 10 malam.

TLDM mendeteksi kontak dan segera setelah didekati untuk penyelidikan, kontak yang diidentifikasi sebagai speedboat mencoba melarikan diri.

“Kapal itu ditahan di dekat Tanjung Punggai dan dua tekong (calo pengantar imigran gelap) melompat ke laut. Penumpang kapal yang diduga imigran gelap itu ditahan,” katanya dalam keterangn kepada media lokal, Berita Harian, Kamis (30/9). Dikatakannya, Operasi Carilamat juga diaktifkan untuk menemukan dua tekong tersebut.

Sebanyak 10 WNI yang jadi penumpang bot yang terdiri dari tiga laki-laki dan tujuh perempuan berusia antara 20 hingga 40 tahun itu dibawa ke Dermaga Pos Maritim Pengerang untuk kemudian diserahkan ke Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) di Markas Taktis Posko Tanjung Sepang untuk tes COVID-19 dan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam pernyataannya, TLDM menyebut, kerja sama dan tindakan terpadu serta penyebaran informasi yang cepat oleh semua lembaga yang terlibat di Op Benteng akan memastikan bahwa setiap upaya penyusupan imigran gelap akan dapat digagalkan.

Angkatan Tentara Malaysia (ATM) tidak akan berkompromi dengan ancaman apa pun terhadap keamanan dan kedaulatan negara.

“TLDM bersama dengan lembaga penegak maritim lainnya selalu berkomitmen dan siap melindungi perairan negara,” katanya.



Related Articles