Breaking NewsPMI Taiwan

Sudah Diingatkan Jangan Bicara Terlalu Keras, Pekerja Migran Ini Malah Menantang dan Akhirnya Ditusuk Oleh Temannya

Dalam waktu 14 jam Kepolisian Nanji berhasil menemukan dan menangkap dua pelaku penusukan terhadap pekerja migran asal Vietnam pada saat pesta ulang tahun tadi siang.

Pelaku yang diketahui bermarga Ru (24th) berhasil ditangkap polisi di tempat persembunyiannya di dekat warung makan cepat saji daerah Ta Laio.

Sementara satu pelaku lainnya bermarga Qu (30th) menyerahkan diri setelah polisi memberitahukan majikannya.

Menurut pengakuan mereka, awalnya mereka bersama pekerja migran lainnya ikut merayakan ulang tahunnya Yuan di asrama yang terletak di lantai 4 daerah Nanji, Kaohsiung. Namun mereka berdua masuk kamar terlebih dahulu untuk beristirahat.

Ketika mereka sedang istrihat, diluar ruangan Yuan berbicara sangat keras, sehingga Run dan Qi merasa terganggu.

Salah satu dari mereka keluar untuk mengingatkan Yuan supaya bicaranya pelan karena mereka mau istirahat.

Namun Yuan malah membentaknya dan menantang untuk keluar supaya sama-sama menang. Merasa diremehkan oleh Yuan, kemudian Ru mengambil sebuah gunting yang panjangnya sekitar 15 cm dari kamar, dan menusuk bagian dada Yuan.

Kemudian mereka berkejaran turun lantai hingga diluar rumah, pada saat itu Qu datang dan memukul Yuan.

Setelah itu, mereka berdua naik taxi menuju Da Liao meninggalkan Yuan sendirian. Polisi kemudian melacaknya melalui CCTV. Dalam waktu 14 jam pelaku berhasil ditangkap. Saat ini kasusnya sudah ditindaklanjuti.

Sebagaimana diketahui, kemarin malam (26/9) sekumpulan pekerja migran sedang mengadakan pesta ulang tahun Yuan. Namun kegembiraan mereka berakhir dengan tragedi penusukan oleh salah satu pekerja migran yang ikut pesta tersebut. Akibat pertengkaran itu Yuan terluka di bagian dada, seterusnya dia dilarikan ke RS. Sementara dua pelaku keributan melarikan diri dan akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Sementara itu, mereka mengadakan pesta ulang tahun sebenarnya sudah melanggar prokes yang berlaku saat ini. Kasus ini sudah dilimpahkan ke Dinas kesehatan untuk menindaklanjuti terkait denda pelanggaran prokes.



Related Articles