Breaking NewsPMI Taiwan

Suami yang Seorang PMI di Malaysia Mengirim Paket, Setelah Dibuka Isinya Ternyata Narkoba

Kembali terjadi lagi penyelundupan narkoba di Indonesia yang dilakukan oleh PMI di Malaysia dengan cara memanfaatkan wanita sebagai pembawa narkoba. Ditresnarkoba Polda Jateng menangkap seorang IRT berinisial TS (37) asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang digunakan sebagai kurir narkoba.

TS yang ditangkap bersama dengan TM (41) yang adalah seorang petani asal Bangkalan. Kedua orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka yang diduga merupakan pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu Jaringan Internasional. Ditresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian, dalam keterangan pers, Selasa (10/8/2021) menjelaskan bahwa penangkapan bermula saat rabu (4/8/2021) tim Polda Jateng mendapat laporan dari Petugas Bea Cukai, Kanwil Jateng & DIY.

Bea Cukai memberi informasi ada paket dari sebuah ekspedisi di Kota Semarang sebanyak 4 paket yang terbungkus kardus dari Malaysia. “Salah satu paket diduga berisi narkotika Golongan I jenis Metamfetamin atau Sabu, yang disamarkan dengan tumpukan baju bekas,” kata Ditresnarkoba Polda Jateng.

Kiriman 4 paket Kargo tertulis alamat penerima dan pengirim barang menuju Bangkalan, Madura. “Berdasarkan info awal, tim berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Jatim untuk lakukan Control Delivery sampai pada penerima paket,” ungkap Kombes Pol Lutfi Martadian.

Penangkapan TS dan TM dilakukan dengan cara penggeledahan langsung saat paket yang diduga narkotika baru saja diterima. Dari hasil penyelidikan petugas, diketahui paket berisi narkotika jenis sabu seberat 441,21 gram kemas botol susu bekas tersebut dikirim oleh Mathori yang tidak lain adalah suami TS yang sekarang menjadi PMI di Malaysia.

Atas kejadian tersebut, selanjutnya Petugas membawa TM dan TS beserta barang bukti yaitu 4 paket Kargo ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim guna dilakukan pemeriksaan semua isi paket dan pengembangan.

Darnichn.



Related Articles