Breaking NewsPMI Taiwan

Soal Kenaikan Gaji Pokok di Taiwan, Berikut Jawaban Kemenaker

Dalam wawancara program eksklusif kemarin (25/8), Menteri Tenaga Kerja Xu Mingchun mengatakan, terkait apakah gaji pokok akan dinaikkan atau tidak, dan penyesuaian berapa persen besarnya ditentukan oleh komite peninjau gaji pokok.

Saat ini epidemi telah mereda, tetapi jumlah pekerja yang cuti tidak dibayar (tanpa digaji) masih berjumlah 56.000 orang. Dan apakah gaji pokok akan dinaikkan untuk keenam kalinya tahun ini masih menjadi topik masalah.

Pertemuan legislatif tahun ini diadakan sedikit keterlambatan, akan tetapi pasti akan diadakan. Xu Mingchung juga menekankan bahwa angkatan kerja mengalami kesulitan tahun lalu. Ia berharap tahun ini bisa menuju ke arah yang lebih baik.

Selama beberapa tahun komite peninjau gaji pokok selalu mengadakan pertemuan tahunan setiap Bulan Agustus, namun tahun ini mengalami keterlambatan.

Alasannya, selain karena masalah pandemi, permasalahan terbesar berasal dari kondisi manufaktur ekonomi domestik dan permintaan pasar yang merosot.

Akan tetapi penerima gaji pokok yang paling besar adalah pekerja industri jasa dan hampir saja tinggal pekerja migran yang tersisa di industri manufaktur yang menerima upah pokok.

Jika gaji pokok naik tajam, industri jasa yang sudah terpuruk dapat memperburuk situasi, dan penyesuaian gaji pokok akan menjadi situasi rumit yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun Xu Mingchung juga menyebutkan bahwa perkiraan tingkat pertumbuhan ekonomi tahun ini telah direvisi hingga 5,88%, dan hasil ekonomi tersebut harus diberitahukan juga kepada pekerja. Dan tahun lalu meskipun dalam kondisi pandemi, gaji pokok masih tetap dinaikkan meskipun hanya naik NTD 200.

Tahun lalu, angkatan kerja sedang dalam masa sulit, namun ekspektasi tahun ini diharapkan masih menuju ke arah yang positif.

HaniTW



Related Articles