Breaking NewsPMI lainnya

Situasi Panik Sejumlah PMi di Bandara Arab Saudi Karena eHAC dan PeduliLindungi Error

Telah viral video yang memperlihatkan situasi panik beberapa calon penumpang di bandara karena tidak bisa terbang. Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di bandara Arab Saudi sulit berangkat karena aplikasi eHAC dan PeduliLindungi bermasalah.

Pihak bandara mengatakan tidak bisa mengizinkan mereka terbang sebab peraturan dari pemerintah Indonesia wajib mengisi data eHAC dan PeduliLindungi. “Tolong informasi ini dishare ke media sosial kalian. Biar pemerintah tahu bahwa ini sekarang di sini sedang terjadi kepanikan, teman -teman kita dapat dikatakan tidak bisa terbang kecualu sudah mempunyai aplikasi eHAC dan PeduliLindungi,” ujar seorang pria lewat Tiktok, Khairulazam, Minggu (5/9/2021).

Dalam video tersebut, tampak sejumlah penumpang sedang sibuk mengurus dokumen secara manual agar tetap bisa terbang ke Indonesia. Aplikasi eHAC dan PeduliLindungi yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia itu diduga sedang mengalami error pada server sehingga tidak dapat diakses.

“Sementara aplikasi eHAC itu servernya sedang down, PeduliLindungi juga tidak bisa error terus. Makanya ini teman-teman nggak bisa terbang,” papar pria tersebut. Akhirnya, mereka meminta bantuan Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) yang kemudian mengeluarkan dokumen untuk diisi secara manual oleh penumpang yang sebagian besar adalah PMI yang bekerja di Arab Saudi sebagai pengganti eHAC dan PeduliLindungi.

Adapun penggugah video Tiktok yang viral, Fahmi Alfarizi ini pun meminta agar pemerintah menghapus kewajiban mengunduh aplikasi eHAC dan PeduliLindungi untuk menghindari adanya situasi kacau seperti itu.

Darnichn.



Related Articles