Breaking NewsPMI lainnya

Seorang PMI di Hongkong Tertangkap Karena Membantu Kelompok Penipuan Menjadi Pengumpul Uang dari Para Korban Lansia

Pihak kepolisian Hongkong bagian Regional Crime Unit East Kowloon pada tanggal 4 Oktober 2021 menangkap seorang wanita berusia 52 tahun. Wanita tersebut merupakan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Dia dituduh membantu kelompok penipu mengambil uang dari para korban lansia.

Korban adalah wanita berusia 76 tahun dan 81 tahun yang tinggal di Western District dan Nga Tau Kok. Sewaktu mereka menerima telepon dari penipu, penipu tersebut mengaku bahwa dia adalah anak mereka yang sedang memerlukan uang jaminan untuk menebus dia dari kantor polisi karena terkait sebuah kasus. Kemudian, penipu tersebut meminta korban untuk menyerahkan uang jaminan kepada seorang wanita yang merupakan PMI tadi di Kowloon Walled City Park, Kowloon City. Ke-2 korban tidak ragu-ragu langsung membawa uang dengan total jumlah HK$210,000 kepada wanita yang ditunjuk. Kemudian, ke-2 korban baru sadar bahwa mereka tertipu setelah berhasil menghubungi anak-anak mereka.

Akhirnya PMI yang membantu kelompok penipu pun tertangkap dan setelah penelitian yang dilakukan oleh pihak kepolisian, mereka mengetahui bahwa PMI ini berperan sebagai seorang pengumpul uang kemudian mentransfer uang tersebut di tempat pengiriman uang kepada sebuah rekening bank di Daratan China. PMI tersebut diketahui bekerja di Hongkong selama 20 tahun, di tempat kerjanya polisi menemukan sejumlah bukti transfer uang dan baju yang dikenakan saat bertemu dengan ke-2 korban lansia tadi.

PMI tersebut mengaku bahwa demi mendapatkan upah beberapa rubu HKD kemudian membantu kelompok penipu dengan berperan sebagai pengumpul uang. Berdasarkan kepala inspektur dari pihak kepolisian Hongkong bagian Regional Crime Unit East Kowloon, Mok Tsze Wai, modus penipuan di Hongkong terdapat perubahan yaitu dulunya penipu meminta korban langsung mentransfer uang tetapi sekarang mereka menggunakan orang ketika untuk melakukan pengumpulan uang.

Pihak kepolisian Hongkong menghimbau pada majikan dan agen tenaga kerja untuk memberikan pendidikan kepada para pekerja migran di Hongkong agar mereka tidak menjadi alat kelompok penipuan.

Darnichn.



Related Articles