Breaking NewsPMI lainnya

Selundupkan Senjata Laras Panjang Tiruan, Seorang WNI di Sarawak Ditangkap Polisi Malaysia

Seorang WNI berinisial AKA (27) ditangkap polisi Malaysia di Sarawak karena menyelundupkan senjata api laras panjang tiruan berbagai jenis.

Sebanyak 17 pucuk senjata tiruan berbagai jenis selundupan dari Indonesia tersebut disita dalam penggerebekan di sebuah rumah tak bernomor di Jalan Orang Kaya Setiaraja, Sarawak, Jumat (17/9).

Penggerebekan dilakukan oleh tim dari Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) Sarawak bersama dengan Unit Keamanan dan Penegakan Negara (UKPN) pada sekitar pukul 3.05 pagi.

Ketua Polisi Daerah Mukah, Sarawak, Deputi Superintendan Mohamad Rizal Alias mengatakan, AKA ditangkap bersama denan lima warga negara Indonesia lainnya dalam penggerebekan tersebut.

“Semuanya memiliki berbagai pelanggaran di bawah Undang-Undang Keimigrasian 1959/63.Sementara dari pemeriksaan terhadap salah satunya yang bernama Andi Kurniawan Azis, 27 tahun, ditemukan berbagai jenis senjata api tiruan,” kata Mohamad Rizal sebagaiman dilansir media lokal Malaysia, Harian Metro, Sabtu (18/9).

Dia mengatakan dua laras senjata api yang disita itu berjenis AK, sedangkan satu laras lainnya adalah Sniper, M16, HK, HK UMP, Pump Gun, HK 416, Styer, Rifle P90 dan tujuh laras lainnya yang tidak diketahui jenisnya. Sebanyak 24 selongsong peluru dan 12 bola gel untuk tujuan bermain paintball juga turut disita.

“Hasil interogasi, tersangka menjual barang-barang Indonesia di areal perkebunan di sini. Seluruh senjata api yang dimiliki bersumber dari pasar Indonesia dan tersangka berencana menjalankan bisnis game paintball menggunakan blaster di sini, namun tidak bisa karena tidak ada mitra lokal untuk pengajuan izin,” katanya.

Lebih lanjut Muhamad Rizal mengatakan, usaha tersebut tidak bisa dilakukan karena Perintah Pengendalian Gerakan (PKP) masih dijalankan saat ini.

“Polisi akan mengajukan perintah penahanan untuk penyelidikan lebih lanjut berdasarkan Pasal 36 (1) Undang-Undang Senjata Api 1960,” katanya.



Related Articles