Breaking NewsPMI lainnya

Selama 8 Tahun Pekerja Migran Asal Bima Hilang Kontak di Arab Saudi, Begini Kisahnya

Malisah binti Mansur, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Kale’o, Kecamatan Lambu, Bima NTB dilaporkan hilang kontak saat bekerja di Arab Saudi.

Oleh pihak keluarga, Malisah binti Mansur dilaporkan putus komunikasi sejak tahun 2013 lalu yang artinya sudah 8 tahun tidak ada kabar. Malisah diberangkat ke Arab Saudi secara prosedural oleh PT Bumen Jaya Eka Putra tahun 2008. Di negara Timur Tengah itu, wanita kelahiran 1986 ini bekerja di sektor informal.

Selama bekerja di Arab Saudi, komunikasi dengan pihak keluarga awalnya lancar. “Terakhir, sekitar tahun 2012 dia kirim uang untuk keluarganya sebesar Rp 26juta,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima, Fatahullah.

Menurut Fatahullah, keluarga sebenarnya sudah pernah melaporkan kasus ini ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) tahun 2008 lalu. Karena tidak ada kelanjutan, pada tahun 2020 pihak keluarga kembali melapor. Hanya saja, keberadaan Malisah belum juga terlacak. Dengan melaporkan kembali, pihak keluarga berharap semoga keberadaan Malisah bisa segera dikethui.

Fatahullah akan terus berkoordinasi dengan Kemnaker tentang kabar keberadaan Malisah binti Mansur. Saat ini Malisah termasuk pekerja migran dengan status non prosedural. Malisah diketahui tidak memperpanjang paspor setelah 3 tahun selesai masa kontrak. Sangat disayangkan paspor Malisah tidak diperpanjang karena andai saja diperpanjang maka bisa mempermudah pelacakannya sebab namanya pasti akan terdata pada sistem kementerian.

Darnichn.



Related Articles