Breaking NewsPMI lainnya

Sekitar 150 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Dideportasi dan Repatriasi, Ini Tanggapan Sekjen DAD Sanggau

Terkait dengan 150 oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dan direpatriasi dari pihak Imigresen Malaysia melalui PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Sanggau, Urbanus mengaku prihatin dengan PMI yang dideportasi dan direpatriasi.

“Jika dilihat ini berasal dari berbagai Provinsi, seharusnya jika mau jadi PMI itu harus sah. Penuhi persyaratannya, patuhi aturan yang berlaku,” katanya. Jumat (24/9/2021). Masuknya PMI ke negara tetangga tanpa adanya dokumen-dokumen resmi tentu melanggar hukum.

Maka dari itulah, Urbanus berharap kepada warga agar jangan mudah terbujuk rayu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan diiming imingi suatu hal yang belum tentu kebenarannya.

“Karena bekerja di sana tidak semudah yang dibayangkan. Intinya, jika mau menjadi PMI harus benar-benar resmi dan taati aturan yang berlaku,” tegasnya.

Kemudian juga diharapkan kepada instansi terkait agar mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa bekerja di Malaysia tidak semudah yang dipikirkan. “Kecuali kita menggunakan agen yang betul-betul terdaftar dan sesuai aturan,” pungkasnya.

Darnichn.



Related Articles