Breaking News

Sedang Makan di Toko Indo Lima PMI Dikasih Surat Denda oleh Polisi, Lihat Nominal Dendanya Mereka Tercengang Kaget

Lima orang PMI terancam denda NTD 60.000 karena mereka berkumpul dan makan-makan dengan jumlah Lima orang di dalam ruangan warung Indo di Kaohsiung pada 16 Juni kemarin.

Mereka yang terdiri dari 4 orang laki-laki dan 1 perempuan dianggap telah melanggar peraturan pencegahan pandemi covid-19 selama status siaga III di Taiwan.

Salah satu dari mereka mengatakan bahwa ia tidak menduga akan apes seperti ini, karena menurut perkiraan dia peraturannya tidak separah ini.

Mereka memohon dan mengatakan kepada polisi bahwa mereka tidak bermaksud melanggar peraturan di Taiwan namun hanya ingin makan bersama dengan teman yang sudah lama tidak bertemu.

“Awalnya saya pikir tidak begitu apes, saya hanya janjian dengan teman yang lama tidak ketemu untuk makan di toko yang mereka sudah tahu, bukan sengaja mau melanggar peraturan, “jelas salah seorang PMI.

Tim satuan tugas khusus Imigrasi Kaohsiung tidak mempedulikan alasan mereka. Petugas mengeluarkan Surat denda yang kemudian dikirim ke Dinas kesehatan untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

Mereka kaget dan ternganga setelah melihat nominal denda yang tertera di Surat denda.

Kepala Tim satuan tugas Imigrasi Kaohsiung, Zhao Zhi-cheng mengatakan, warga asing harus mematuhi peraturan siaga III. Untuk ke depannya, pemeriksaan akan diperkuat di tempat-tempat di mana warga asing biasa berkumpul.

Apabila ditemukan adanya pelanggaran selama periode epidemi, lanjut Zhao Zhi-cheng, harus bekerja sama dengan polisi untuk melaporkan dan menanganinya sesuai dengan hukum.

[HaniTW]



Related Articles