Breaking News

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Terkait Kasus 5 Calon PMI Kabur dari PT. CKS Kota Malang

Polresta Malang Kota belum menetapkan tersangka terkait kasus 5 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru dari PT Central Karya Semesta (CKS). Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota, Iptu Tri Nawangsari mengatakan pihaknya masih proses penyidikan kasus PT. CKS dan pemeriksaan saksi.

“Nanti ada pemeriksaan tambahan kepada pihak PT. CKS,” ujar Tri, Senin (2/8/2021). Pihaknya masih mencari bukti-bukti adanya tindak pidana dalam kasus tersebut. “Belum ada tersangka. Kami masih fokus mencari bukti adanya tindak pidana di PT.CKS. Kami juga masih menunggu hasil rekam medis dokter RSUD Kota Malang yang memeriksa satu calon PMI PT. CKS,” jelasnya. Tri menjelaskan kondisi tiga calon PMI PT. CKS yang mengalami patah tulang telah berangsur membaik. “Tiga calon PMI PT. CKS tersebut baru operasi patah tulang kaki dan punggung dan sekarang kondisinya masih proses penyembuhan pasca operasi,” terangnya.

Tri tidak bisa memastikan target waktu penyelesaian proses penyidikan PT. CKS. “Karena kami masih dalam proses penyidikan sesuai prosedur,” tandasnya. Sebelumnya, lima calon PMI kabur dari lantai empat Balai Latihan Kerja Luar Negeri PT CKS,di Jalan Rajasa, Kota Malang, pada Rabu (9/6/2021) pukul 19.00 WIB.

Lima calon PMI itu kabur dari lantai empat PT CKS setinggi 15 meter menggunakan selimut yang diikat satu per satu. Saat turun, selimut itu terputus dan menyebabkan lima calon PMI langsung terjatuh. Akibatnya, dua orang selamat dan tidak mengalami luka-luka. Sementara, tiga orang mengalami patah tulang. Perinciannya, Baiq mengalami patah tulang kaki kiri, Minarti mengalami patah tulang belakang punggung dan patah tulang kaki kiri, serta Fauziah mengalami patah tulang pinggang, patah tulang pinggul, dan patah tulang kaki.

Darnichn.



Related Articles