Breaking NewsPMI Taiwan

PMI Singapura Mengalami Penyiksaan Oleh Majikan, Disuruh Minum Air Toilet Hingga Cacat Permanen dan Majikan Hanya Dihukum 20 Bulan Penjara

Kasus penyiksaan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai TKW bernama Sri (33) oleh majikan telah mengeluarkan keputusan pengadilan pada tanggal 30 Agustus 2021.

Menurut penuturan pihak Kepolisian setempat setelah majikan itu ditangkap di waktu itu juga, terbukti bahwa sang majikan memang memaksa Sri untuk minum air dari toilet dan melumurkan popok penuh kotoran ke wajahnya dan masih banyak lagi tindakan kejam lainnya.

Bahkan yang lebih parahnya lagi, Sri dipukul dengan sendok logam hingga tak sadarkan diri dan Sri pun sempat melarikan diri dari majikan yang kerap menyiksanya tersebut. Dari pemeriksaan medis. dia ditemukan mengalami luka-luka akibat perbuatan majikannya, termasuk kemungkinan cacat permanen pada cuping telinga kiri. Sri juga ditemukan mengalami gangguan pendengaran ringan hingga sedang di telinga.

Pada hari Senin (30/8/2021), sang majikan yang diketahui bernama Ooi Wei Voen (37) dijatuhi hukuman penjara 20 bulan setelah mengaku bersalah atas 4 tuduhan penyerangan. Kemudian suaminya, Pang Chen Yong (37) asal Malaysia juga mengaku bersalah atas 3 tuduhan penyerangan dan dijatuhi hukuman penjara 4 bulan.

Mengetahui bahwa kedua pelaku bekerja sebagai insinyur IT dan pada saat penganiayaan terjadi, mereka memiliki seorang putra berusia 2 tahun dan putri 9 bulan maka majikan hanya dijatuhkan hukuman selama 20 bulan penjara. Ooi, penduduk tetap Singapura mempekerjakan Sri pada 19 April 2017 dan Sri tidak mendapatkan hari libur dan tidak memiliki telepon genggam untuk berkomunikasi dengan keluarganya. Pasangan itu mulai menganiaya Sri sekitar 3 bulan pertama bekerja karena mereka merasa bahwa pekerjaannya tidak memuaskan.

Darnichn.



Related Articles