Breaking NewsPMI lainnya

PMI Asal Polman Ditahan Di Dubai dan Dimintai Tebusan Rp 30 Juta

Nurjanna (44), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat menghadapi masalah di Dubai, Uni Emirat Arab.

Nurjanna yang bekerja sebagai asisten rumah tangga ini tengah ditahan oleh agen tenaga kerja di Dubai lantaran kabur dari rumah majikan sebelum masa kontrak kerjanya selesai. Nurjanna tertangkap saat dia bekerja dengan majikan yang baru dan atas tindakan Nurjanna yang kabur dari majikan pertama dia bekerja maka dia juga sempat dimintai tebusan oleh pihak agen sebesar Rp 30 juta.

Untuk upaya dari pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terkait pemulangan PMI ini, pihak kecamatan dan desa setempat sudah berkoordinasi dengan pihak Disnakertrans guna mencari solusi agar Nurjanna dapat pulang ke kampung halamannya.

Adapun informasi dari keluarga, Nurjanna saat ini sedang berada di kedutaaan untuk mengamankan diri karena dia mengaku kabur dari majikan sebab gaji yang diterima selama dia bekerja tidak sesuai dengan kesepakatan sebelum berangkat. Nurjanna diketahui berangkat ke Dubai bekerja sebagai PMI sejak tahun 2020 awal dan dengan kejadian yang menimpa PMI tersebut, pihak keluarga berharap ada titik terangnya dan Nurjanna bisa segera dipulangkan tanpa harus membayar tebusan tersebut.

Darnichn.



Related Articles