Breaking NewsPMI lainnya

PMI Asal Karawang di Irak Video Call Suami, Tak Tahan Disiksa Majikan

Pekerja Migran asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang bekerja di Irak, Yanti Nuryanti mengaku tak tahan karena terus menerus disiksa oleh majikannya. Melalui sambungan video call dengan suaminya Defri, Yanti meminta tolong agar secepatnya dipulangkan ke Indonesia. Yanti menceritakan bahwa dirinya hampir setiap hari mendapatkan penyiksaan dari majikan tempatnya bekerja.

“Pak tolong saya. Saya minta dipulangkan,” ujar Yanti memelas. Yanti mengaku dirinya kerap sekali dituduh dan difitnah oleh majikannya, salah satunya terkait makanan.

“Sulit di sini Pak, Enggak megang apa-apa. Dalam 10 hari dikasih cuma setengah jam,” ungkap Yanti. Adapun kekerasan yang dialaminya yaitu kepalanya yang pernah didengkulin dan selain itu dia mengaku pernah digencet majikannya dengan menggunakan pintu kulkas sampai mengalami luka pada bagian kaki.

Yanti sering dimarahi oleh majikannya tanpa alasan dan tanpa adanya kesalahan yang diperbuatnya. “Tolong saya dipulangin pak, saya sudah sakit hati sama majikan,” pintanya sembari menangis. Yanti pun bercerita dirinya sempat meminta pulang ke majikan tapi dia enggak mau karena kalau dia dipulangkan maka duit dia enggak kembali.

Defri mengaku khawatir dengan nasib istrinya di Irak, dan berharap kepada pemerintah bisa segera membantu memulangkan istrinya tersebut.

Darnichn.



Related Articles