Breaking News

Pesta Makan Minum di Toko Indo Changhwa, 13 PMI Diamankan Polisi Karena Terbukti Melanggar Prokes dan Terancam Denda Minimal NTD 60K

Sebanyak 13 orang pekerja migran asal Indonesia (PMI) diamankan polisi kabupaten Changhwa karena mereka melanggar peraturan pencegahan pandemi covid-19 dalam masa siaga III yaitu berkumpul makan bersama lebih dari 5 orang didalam ruangan.

Kepolisian Beitou, Changhwa pada 10 Juni kemarin menerima laporan dari warga adanya pekerja migran sedang berkumpul sambil makan minum dan mengobrol dengan suara yang keras.

Tim polisi segera meluncur ke lokasi yang tepatnya di sebuah Toko Indonesia di daerah Bi Tou. Dilihat dari luar keadaan toko nampak gelap hanya ada dua orang yang sedang makan.

Namun setelah masuk ke dalam toko, di sana ada 13 orang PMI yang sedang berkumpul bercengkerama sambil makan dan minum.

Begitu melihat polisi masuk mereka terkejut, terlebih lagi 4 orang diantaranya adalah pekerja migran yang berstatus ilegal.

Diliput ETtoday (12/6), polisi mengamankan mereka sekaligus dua pemilik toko sebagai penanggung jawab.

Menurut polisi, mereka telah melakukan pelanggaran peraturan status siaga III yaitu larangan berkumpul 5 orang atau lebih di dalam ruangan.

Sesuai dengan Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular kasusnya dikirim ke Biro Kesehatan Kabupaten Changhua. Adapun mereka masing-masing terancam sanksi denda minimal NTD 60.000.

Sedangkan 4 orang PMI ilegal diserahkan ke Tim khusus satuan tugas Imigrasi untuk diproses selanjutnya sesuai hukum yang berlaku.

[HaniTW]



Related Articles