Breaking NewsPMI lainnya

Permainkan Lansia dan Live di Medsos, Perawat Pasien di Kaohsiung Tidak Didenda Karena Alasan Berikut

Setelah melalui penyelidikan dan pemeriksaan lapangan, Dinas Kesejahteraan Sosial Kaohsiung tidak mengenakan denda terhadap pekerja migran pengasuh lansia yang dilaporkan telah melakukan pelecehan pasien dan live di medsos.

Sebagaimana dilansir United Daily News (8/10/2021), sebuah video beredar berisi insiden dugaan pelecehan terhadap lansia beberapa waktu lalu dilaporkan terjadi di panti jompo di Distrik Xiaogang, Kaohsiung.

Dua pekerja migran perawat pasien tidak mengenakan masker melakukan live di medsos, satu orang memegang kepala lansia kemudian menggeleng-gelengkannya, dan memegang (menjewer) telinganya. Selain itu mereka juga melakukan tindakan kasar seperti mencubit hidung dan dagu lansia itu. Sementara yang satunya tertawa bahagia di sampingnya.

Namun lansia itu tidak melakukan perlawanan, juga tidak terlihat senang. Hal tersebut memicu warganet mengkritik kejadian yang dilakukan pekerja migran itu. Mereka dengan sengaja mempermainkan dan melecehkan lansia.

Wakil direktur Biro Kesejahteraan Sosial kota Kaohsiung, Ye Yu-ru, mengatakan, panti jompo yang dituduh tersebut belum pernah memiliki catatan pelanggaran sebelumnya.

Menurut penjelasan petugas panti jompo, pengasuh melakukan tindakan tersebut tidak lain hanya untuk menghibur, membuat lansia bahagia.

Ye Yu-ru menambahkan, lansia itu dalam suasana hati yang tenang dan tidak ditemukan adanya luka di tubuhnya.

Ditambah kesaksian dari warga lain (keluarga lansia) yang mengatakan bahwa staf panti jompo merawat orang tua mereka dengan baik dan tidak memperlakukan orang tua mereka dengan tidak semestinya.

Puskesmas juga melakukan survey, bahwa panti jompo tersebut tidak melanggar sanitasi lingkungan dan juga tidak melanggar undang-undang kesejahteraan lanjut usia. Karena pertimbangan di atas Biro Kesejahteraan Sosial tidak mengenakan denda terhadap pengasuh tersebut.

Selain itu, Ye Yu-ru mengingatkan, jika Anda melanggar Undang-Undang Kesejahteraan Lansia, menyalahgunakan atau merawat lansia dengan tidak semestinya, dapat dikenakan didenda antara NTD 30.000 hingga NTD 150.000.



Related Articles