Breaking NewsPMI lainnya

Pemerintah Indonesia Membuka Lowongan Pekerjaan untuk Para Perawat dengan Penempatan Kerja di Jerman

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandar Lampung Ahmad Salabi mengatakan, pemerintah membuka sekitar 150 posisi perawat untuk diberangkatkan bekerja di Jerman.

“Iya, jumlah permintaan sekitar 100-150 orang perawat untuk bekerja di Jerman,” katanya, Selasa (28/9). Dilanjutkan, lowongan tersebut berdasarkan surat permintaan kebutuhan tenaga perawat Indonesia di Jerman melalui skema penempatan pemerintah atau goverment to goverment dari Direktur Hubungan Internasional Agensi Ketenagakerjaan Federal Jerman pada 2 September 2021 dalam kerangka program Triple Win.

Kebutuhan tenaga perawat tersebut juga berdasarkan persetujuan antara BP2MI dan Bundesagentur fuer Arbeit (BA) Jerman tentang penempatan dan perlindungan tenaga kesehatan Indonesia di Jerman. Dalam program ini, gaji yang ditawarkan tidak main-main. Gaji bulanan kandidat sebagai asisten perawat bisa mencapai sekitar Rp 47 juta rupiah.

Selain itu, dibutuhkan juga perawat geriatri/panti asuhan, perawat lansia. Diketahui, panti jompo di Jerman sendiri merupakan fasilitas rawat inap, dimana perawat greatric berurusan dengan orang tua yang membutuhkan bantuan dengan kondisi kesehatan yang berbeda-beda.

Sementara itu, untuk persyaratan di antaranya warga Negara Indonesia dan penduduk tetap Indonesia, berusia minimal 18 tahun, lulusan dari Lembaga Pendidikan Keperawatan yang terakreditasi dengan memegang gelar Pendidikan D3 Keperawatan, D4 atau S1 Keperawatan, memiliki Sertifikat Registrasi Perawat-STR (Surat Tanda Registrasi). Kemudian pelamar harus telah memiliki kemampuan bahasa Jerman atau bersedia mengikuti pelatihan bahasa Jerman level B1 di Indonesia dan B2 di Jerman. Informasi selengkapnya calon kandidat atau pelamar dapat mengakses website resmi BP2MI.

Darnichn.



Related Articles