Breaking News

Peluang Nih! Pekerja Migran Indonesia (PMI) Sangat Dibutuhkan di Kanada

KJRI Toronto melihat adanya peluang uang cukup besar bagi pekerja Indonesia di sektor perkebunan/greenhouses di Kanada. Informasi tersebut diperoleh Konsul Jenderal RI Toronto, Leonard F. Hutabarat pada saat bertemu dengan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di greenhouse di municipality Leamington, awal Agustus lalu.

Municipality Leamington yang berjarak 3,5 jam perjalanan darat dari Kota Toronto dan berdekatan dengan perbatasan AS (kota Detroit) ini, merupakan salah satu pusat perkebunan/pertanian terbesar di Kanada.

Pertemuan dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dari Pekerja Migran Indonesia terkait kondisi kerja, permasalahan yang dihadapi serta guna mendapatkan informasi mengenai peluang kerja di sektor perkebunan di Leamington. Dilansir laman Kemenlu, berdasarkan informasi dari salah satu pekerja Indonesia yang telah memiliki posisi cukup baik di salah satu perusahaan perkebunan, peluang untuk tenaga kerja Indonesia masih terbuka luas. Disampaikan bahwa pekerja Indonesia memiliki reputasi yang cukup baik, khususnya terkait ketelitian dalam bekerja sebagaimana dibutuhkan pekerja perkebunan/pertanian. Namun demikian, kekurangan tenaga kerja Indonesia adalah kemampuan Bahasa Inggris.

Konsul Jenderal RI Toronto memanfaatkan peluang ini dengan memfasilitasi kerjasama antara institusi terkait di Indonesia dengan pemilik greenhouse di Leamington. Lembaga terkait Indonesia dapat berperan dalam menyiapkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkait keterampilan yang dibutuhkan pemilik greenhouse termasuk kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.

Perusahaan perkebunan juga diharapkan dapat langsung melakukan rekrutmen kepada tenaga migran yang telah mendapatkan pelatihan. Dalam hal ini, perlu diperhatikan regulasi Pemerintah Kanada yang melarang agen/lembaga atau perorangan yang berkaitan dengan pengiriman tenaga kerja ke Kanada untuk mengambil keuntungan dari pekerja. Pelaku pelanggaran dapat dikenakan sanksi pidana di Kanada.

Menurut sejumlah Pekerja Migran Indonesia yang ditemui, Kanada termasuk negara yang mempunyai regulasi tenaga kerja yang cukup baik termasuk dalam melindungi hak-hak pekerjaan. Sebagian besar dari pekerja tersebut cukup puas dengan kondisi kerja dan upah yang didapatkan. Saat ini PMI di Leamington berjumlah sekitar 50 orang, jauh di bawah tenaga kerja Filipina dan Meksiko yang menguasai pasar tenaga kerja di sektor perkebunan/pertanian ini. Tenaga migran Indonesia di sektor ini sebagian besar berasal dari Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Pekerja greenhouses di municipality Leamington sebagian besar merupakan imigran dari Meksiko, Filipina dan negara-negara Karibia. Diharapkan upaya KJRI Toronto untuk mendorong masuknya tenaga migran Indonesia ke Kanada dapat terlaksana di masa mendatang, sehingga akan memberikan kontribusi pada pengiriman tenaga terampilan Indonesia ke luar negeri yang menjadi salah satu program Pemerintah.

Darnichn.



Related Articles