Breaking NewsPMI Malaysia

Pegawai Imigrasi Malaysia Berjalan Kaki Sejauh 1 Km untuk Menggerebek Pemukiman Pekerja Ilegal

Pegawai Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) harus berjalan kaki sejauh satu kilometer (km) untuk menggerebek pemukiman pekerja ilegal di sekitar Balakong, Selangor.

Hal itu dilakukan karena jalur menuju pemukiman pekerja ilegal itu sulit dilalui kendaraan yang masuk dari jalan utama di kawasan tersebut.

Upaya itu membuahkan hasil ketika total 27 orang pekerja ilegal atau yang diistilahkan Pendatang asing Tanpa Izin (PATI) ditangkap, termasukrazia di sekitar Kampung Sungai Kayu Ara, Petaling Jaya, Selangor.

Sebagaimana dilaporkan media lokal Malaysia, Utusan, Sabtu (25/9), Direktur Imigrasi Selangor, Mohamad Shukri Nawi mengatakan, operasi JIM yang berlangsung selama lebih dari tujuh jam tersebut menyasar beberapa rumah tinggal dan kongsi (rumah bersama) yang dihuni oleh warga asing.

“Sebanyak 55 orang diperiksa dan 27 di antaranya ditahan karena telah melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian. Semua PATI yang ditahan berusia anatara dua hingga 54 tahun, adalah orang Indonesia, termasuk tiga anak-anak, “kata Mohamad Shukri.

Menurutnya, selain berjalan jauh, pihaknya mendeteksi berbagai taktik dan trik yang digunakan PATI untuk menghindari kejaran pegawai JIM.

“Antara lain bersembunyi di balik pintu toilet dan lemari pakaian dan juga menangis agar tidak ditangkap,” katanya.

Mohamad Shukri menjelaskan bahwa semua yang ditahan telah dibawa ke Kantor Imigrasi negara bagian untuk tindakan lebih lanjut.

Mereka selanjutnya akan ditahan selama 14 hari di Depo Imigrasi Semenyih untuk proses hukum lebih lanjut.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan melacak pemilik rumah, tempat usaha dan pelindung para PATI tersebut.

“Jika terbukti melakukan pelanggaran, mereka akan diproses secara hukum, termasuk dituntut di pengadilan. Oleh karena itu, warga asing yang tinggal dan bekerja di Malaysia secara ilegal disarankan untuk mengikuti program Rekalibrasi PATI yang dibuka hingga akhir tahun ini,” ujarnya.



Related Articles