Breaking NewsPMI Malaysia

Operasi Imigrasi Malaysia di Kedah, 14 PMI Ilegal Ditahan. Sejak Awal Tahun 2021, Imigrasi Malaysia Telah Mendeportasi Lebih Dari 13 Ribu Pekerja Ilegal

Sebanyak 14 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berstatus tidak berdokumen resmi (ilegal) telah ditahan pihak Imigrasi Malaysia dalam sebuah operasi di lokasi bangunan di kawasan Yarra Park, Sungai Petani, Kedah, Senin (12/4).

Kantor berita Malaysia, Bernama, Senin (12/7) melaporkan, Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) melalui Operasi Patuh (OP Patuh) telah melakukan penggerebekan dan berhasil menahan 63 pekerja migran di lokasi tersebut.

Pekerja migran yang ditahan itu terdiri dari 35 warga negara Myanmar, 14 warga negara Indonesia dan 14 warga negara Bangladesh. Para pekerja migran dari tiga negara tersebut ditahan JIM karena tidak memiliki dokumen yang sah untuk tinggal dan bekerja di Malaysia.

Kesemua mereka yang ditahan dalam operasi tersebut didapati melakukan kesalahan di bawah Seksyen 6(1)(c) Akta Imigresen 1959/63 dan Seksyen 15(1)(c) akta sama, lapor Bernama.

Sepanjang Tahun 2021, Imigrasi Malaysia Deportasi Lebih dari 13 Ribu Pekerja Migran Ilegal

Sejak awal tahun hingga 8 Juli 2021, Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) telah mendeportasi 13.127 pekerja migran ilegal atau yang biasa diistilahkan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI).

Hal tersebut disampaikan Kepala Departemen Imigrasi Malaysia, Datuk Khairul Dzaimee Daud, sebagaimana dilaporkan Bernama, Senin (12/7)

Menurut Datuk Khairul Dzaimee Daud, pihaknya telah menggelar operasi sebanyak 2.011 kali dan telah melakukan pemeriksaan terhadap 53.195 orang pekerja asing. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.241 PATI telah ditahan dan 13.127 orang telah dideportasi ke negara asal masing-masing.

Sementara dalam kurun waktu antara 21 Desember 2020 hingga 8 Juli 2021, sebanyak 80. 865 orang PATI yang mengikuti Program Rekalibrasi Pulang juga telah dideportasi ke negara asal masing-masing. *(rozi_EM)Sejal awal tahun hingga 8 Juli 2021, JIM telah menahan sebanyak 9.241 PATI dari berbagai negara asal.

Kepala Departemen Imigrasi Malaysia, Datuk Khairul Dzaimee Daud mengatakan, dalam kurun waktu Januari hingga 8 Juli 2021, pihaknya telah menggelar operasi sebanyak 2.011 kali dan telah melakukan pemeriksaan terhadap 53.195 orang pekerja asing.

“Sebanyak 99 majikan turut ditahan dalam tempoh itu, sedangkan yang diusir (dideportasi, Red) terdiri dari 10.418 laki-laki, 2.276 wanita, 289 anak-anak lelaki dan 144 anak-anak perempuan,” katanya dalam konferensi pers, Senin (12/7). *(rozi_EM)



Related Articles