Beranda

Detail

NIA: Pekerja Migran Swasta yang Lahiran di Taiwan Jangan Khawatir, Hak dari Anak Kamu Akan Dilindungi

Kabar gembira bagi pekerja migran swasta yang punya anak di Taiwan. Departemen Imigrasi Taiwan (NIA) mengatakan, berbagai instansi pemerintah telah membentuk mekanisme untuk menangani permasalahan anak-anak yang dilahirkan oleh pekerja migran swasta, dan memastikan bahwa hak-hak mereka akan dilindungi.

NIA mengatakan, pekerja migran ilegal menghadapi lebih banyak kesulitan, dan pada saat yang sama, apabila mereka melahirkan selain mengkhawatirkan anaknya tidak memiliki Akte kelahiran atau izin tinggal, juga khawatir terkait kebutuhan anak mereka tidak akan terjamin.

Untuk itu, NIA melanjutkan, pemerintah Taiwan akan memberikan perlindungan terhadap anak-anak mereka, seperti mendapatkan pendidikan, perawatan kesehatan, izin tinggal dan menyiapkan penampungan sementara bagi mereka.

NIA mengungkapkan, sejak diberlakukannya pelonggaran suntik vaksinasi bagi pekerja migran ilegal, hasilnya sangat memuaskan. Hingga saat ini sudah ada 50.000 lebih pekerja migran ilegal yang melakukan suntik vaksinasi. Imigrasi juga melihat sebagian dari mereka antri sambil membawa anaknya.

Menurut NIA, sejak tahun 2020 telah menyediakan tiga tempat penampungan di wilayah Utara, Tengah dan Selatan. Penampungan tersebut disediakan bagi pekerja migran ilegal yang sedang mengandung maupun yang punya anak untuk tinggal sementara sambil menunggu proses pemulangan.

Adapun terkait biaya yang dikeluarkan untuk mereka selama di penampungan ditanggung oleh Pemerintah.
Berharap pekerja migran ilegal bisa membawa anaknya untuk tinggal di tempat penampungan untuk mendapatkan perawatan.

Selain itu, pekerja migran resmi yang mempunyai anak di Taiwan juga bisa mengajukan ARC ke Imigrasi, serta berhak mendapatkan hak-hak perlindungan juga.

Akan tetapi, apabila ada anak yang dilahirkan oleh pekerja migran, namun ibu atau ayah kandungnya tidak diketahui keberadaannya, selama orang tuanya dalam pencarian, imigrasi akan memberikan ARC kepada anak-anak mereka, juga memberikan perlindungan atas hak-hak mereka.

Apabila waktu pengasuhan anak-anak sudah jatuh tempo, sementara orang tua kandungnya belum juga diketemukan, maka anak-anak tersebut akan diserahkan ke dinas sosial atau bisa diadopsi.

Sebagaimana diketahui, warga asing di Taiwan yang melahirkan, pihak RS maupun klinik bersalin akan melaporkannya ke instansi terkait.

Menurut data statistik, sejak bulan Januari tahun 2017 hingga bulan Desember 2021 hasil laporan ada sebanyak 1.133 anak yang dilahirkan tetapi tidak diketahui keberadaan orang tua kandungnya.

Selama periode tersebut, secara berturut-turut ayah atau ibu kandungnya ada yang tertangkap, maka Pemerintah membantu mereka membawa anaknya untuk pulang ke negara asal bersama-sama.

Artikel Terkait

FS NEWS 32
FS NEWS 55
FS NEWS 217

Berita Lainnya

Belanja Yukk

ok2

Hubungi untuk Dukungan, Curhat, dan Konsultasi PMI!

×

Vitamin Penumbuh Rambut

799nt free

isi : 60 pcs

ket : vitamin / suplemen untuk penumbuh kuku & rambut  ( menutrisikan juga)

Khusus Taiwan & Gratis Ongkir