Breaking NewsPMI Taiwan

Naik Sepeda Listrik Setelah Minum dan Menabrak Orang, Pekerja Migran di Taiwan Bayar Ganti Rugi 1,5 Tahun Gaji

Seorang pekerja migran asal Vietnam, Thai Ba Chun (40th) harus membayar kompensasi sebesar NTD 338.000 dan dihukum tiga bulan penjara atas kasus menabrak orang dengan sepeda listrik setelah minum minuman keras.

Pengadilan Changhwa memutuskan hal tersebut karena Thai Ba Chun telah dianggap melanggar peraturan lalu lintas, membahayakan keselamatan publik dan mengakibatkan tabrakan.

Kejadian tersebut berlangsung pada bulan February lalu, ketika Thai Ba Chun yang bekerja di daerah Sheng Gang, Changhwa itu hendak pulang ke asrama setelah minum bersama temannya.

Pada saat berbelok dan menyeberang ke arah asrama, Thai Ba Chun yang mengendarai sepeda listriknya di jalur yang berlawanan tiba-tiba menabrak seorang pengendara sepeda motor dari arah depan.

Akibat dari tabrakan tersebut, pengendara motor terjatuh dan mengalami patah tulang di bagian jari-jari tangan serta bagian lutut.

Ketika petugas polisi melakukan pemeriksaan kadar alkohol terhadap Thai Ba Chien, ternyata kadar alkoholnya 0.77mg.

Hakim menilai Thai Ba Chun mengendarai sepeda listrik setelah mabuk, dan tidak mematuhi peraturan lalu lintas yaitu mengemudi dengan berlawanan arah, menyebabkan pengendara sepeda motor tidak bisa menghindari tabrakan, motor terbalik menindih korban dan korban mengalami luka.

Meskipun mereka sama-sama bersalah tidak memiliki SIM, namun setelah melalui mediasi dari kedua belah pihak, Thai Bojun menyetujui untuk memberikan kompensasi NTD 338.000. Ia harus kehilangan 1,5 tahun gaji, tidak sebanding dengan kerugiannya.

Selain itu, hakim memvonis hukuman penjara 3 bulan dengan masa percobaan selama 2 tahun untuk kasus kejahatan membahayakan keselamatan publik. Seluruh kasus masih bisa diajukan banding.

HaniTW



Related Articles