Breaking NewsPMI lainnya

Mulai Besok PMI Sudah Boleh Masuk Hongkong, Begini Syaratnya

Pemerintah Hongkong telah membuka kembali akses masuk bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) mulai besok (30/8). Adapun salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh PMI agar bisa masuk ke negara tersebut adalah telah memperoleh vaksin Covid-19 secara lengkap yaitu 2 dosis.

“Kami telah mencapai kesepakatan pengakuan catatan vaksinasi dengan pemerintah Indonesia,” kata juru bicara Pemerintah Wilayah Administrasi Khusus Hongkong (HIKSAR), Minggu (29/8). Ia juga mengatakan kebijakan ini akan memudahkan masyarakat Hongkong yang kesulitan mendapatkan pembantu rumah tangga (ART) setelah penangguhan pengiriman PMI. Kebijakan penangguhan dilakukan menyusul merebaknya wabah Covid-19 varian Delta di kawasan Asia Tenggara terutama di Indonesia.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hongkong menyampaikan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh PMI untuk bisa masuk ke wilayahnya. Salah satunya mendapatkan vaksin lengkap dan telah melewati masa 14 hari sejak vaksin ke-2. Selain itu, para PMI juga diminta untuk membawa dokumen perjalanan dan kontrak kerja yang diperlukan, kemudian sertifikat vaksinasi dosis pertama dan ke-2 yang telah diverifikasi oleh Kementerian RI, surat hasil negatif tes PCR yang dapat diperoleh 72 jam sebelum keberangkatan dan juga memiliki bukti pemesanan tempat karantina mandiri selama 21 hari di tempat yang telah ditentukan.

Otoritas Hongkong telah menyediakan satu hotel dengan 499 kamar yang bisa digunakan sebagai tempat karantina mandiri bagi PMI. HKSAR juga menambah fasilitas karantina tersebut seiring dengan meningkatnya gelombang kedatangan PMI. Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang terbesar tenaga kerja sektor informal di Hongkong. Namun sebelumnya seperti yang kita ketahui bahwa Hongkong menetapkan Indonesia berstatus A1 Covid-19 sehingga bandar udara setempat menutup jalur penerbangan dari dan menuju Indonesia

Darnichn.



Related Articles