Breaking News

Mulai 21 Juni Majikan yang Merekrut Pekerja Migran Wajib Lakukan Hal Berikut Ini, Jika Dilanggar Terancam Denda Hingga NTD 300 Ribu.

Mulai 21 Juni 2021 majikan yang memperkerjakan pekerja migran harus menerapkan langkah-langkah pencegahan epidemi dan wajib menegakkan peraturan sebagaimana tersebut di bawah ini:

  1. Area kerja seharusnya dibagi (disekat) dan penggunaan dan waktunya bergiliran.
  2. Pekerja migran dari majikan yang berbeda tidak boleh tinggal di asrama (flat) yang sama.
  3. Setiap hari melakukan pemantauan kesehatan pekerja migran dan pencatatan TOCC.
  4. Harus tersedia alat test cepat (skrining) dan PCR, serta tersedia ruang isolasi bagi pekerja yang positif.

Apabila tidak mematuhi peraturan di atas, diberi kelonggaran atau tenggang waktu dua minggu untuk melakukan perbaikan.

Apabila sampai batas waktu yang ditentukan tidak melakukan perbaikan, maka majikan dan agensi akan dikenakan denda NTD 60.000 hingga NTD 300.000. Jika situasinya serius maka izin kerja akan dicabut.

Langkah-langkah yang disarankan:

  1. Disarankan untuk menambah jarak antar pekerja bagian produksi.
  2. Disarankan memperluas ruangan atau tempat tinggal setiap pekerja migran.
  3. Membantu pekerja migran berbelanja supaya tidak sering keluar jika tidak perlu.
  4. Apabila merasa curiga adanya gejala maka harus diisolasi dan perawatan medis terlebih dahulu sebelum di test skrining.

Untuk peningkatan hingga sesuai dengan pedoman pencegahan epidemi, perlu menasehatinya secara berkelanjutan.

[HaniTW]



Related Articles