Breaking News

Mulai 2 Juli Pekerja Migran Informal dan Formal Boleh Pindah Majikan, Ini Syaratnya

Badan pengembangan tenaga kerja kemenaker (WDA) mengumumkan selain pekerja migran informal, pekerja migran formal dengan persyaratan khusus bisa melakukan proses pindah majikan mulai 2 Juli 2021.

Pekerja migran sektor formal meliputi manufaktur, konstruksi, perikanan laut (ABK), pertanian, kehutanan, peternakan dan perikanan darat (termasuk pertanian argikultura), dll.

Adapun pekerja migran yang mendapat pengecualian bisa pindah majikan, mereka dengan kondisi khusus sebagai berikut:

  1. Pasien yang dirawat meninggal dunia.
  2. Majikan menutup pabrik atau usahanya (bangkrut).
  3. Korban kekerasan seksual atau perdagangan manusia.

Dan majikan telah mengirimkan surat ke kantor pusat pada 7 Juni 2021 untuk melaporkannya.

Selain itu, majikan yang merekrut pekerja migran baru wajib mengantarnya untuk melakukan pemeriksaan PCR di hari pertama mereka pindah ke majikan baru.

Apabila hasil tes PCR positif, maka majikan mengatur prosedur perawatan medis atau perawatan isolasi, yang sesuai dengan kebijakan dinas kesehatan.

Sedangkan jika hasil PCR negatif, harus terus memantau perkembangan kesehatan dan mendata rekam jejaknya.

Sementara untuk biaya pemeriksaan PCR Ditanggung oleh majikan baru.

[HaniTW]



Related Articles