Breaking NewsPMI lainnya

Mengapa Penempatan PMI G to G ke Korea Selatan Belum Bisa Dilaksanakan?

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menjelaskan tentang proses penempatan PMI ke Korea Selatan dalam program Goverment to Goverment (G to G) yang sampai hari ini masih mengalami penundaan.

Melalui laman media soaialnya, BP2MI menyebut bahwa penempatan PMI ke Korea Selatan dalam program G to G masih mengalami penundaan karena keluarnya aturan dari Kementerian Ketenagakerjaan yaitu Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Nomor 3/2748/PK.02.02/VIII/2021 tentang Perubahan Kelima atas Kepdirjen Binapenta dan PKK Nomor 3/20888/PK.02.02/VIII/2020 tentang Penetapan Negara Tujuan Penempatan Tertentu Bagi Pekerja Migran Indonesia Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Dalam Kepdirjen dan PKK ini disebutkan bahwa penempatan PMI ke Korea Selatan melalui program G to G baru dibuka untuk penempatan perseorangan dan penempatan Private to Private (P to P) yang menggunakan agensi swasta.

Selain itu, belum dibukanya penempatan PMI program G to G ke Korea Selatan oleh Kementerian Ketenagakerjaan salah satunya karena didasarkan atas kebijakan dari negara penempatan.

Berbagai upaya telah dilakukan BP2MI antara lain mengundang pihak Korea Selatan, baik perwakilan pemerintah Korea Selatan maupun HRD perusahaan penerima calon PMI.

Berbeda dengan Korea Selatan, penempatan PMI program G to G ke Jepang sudah mulai berjalan. Beberapa waktu lalu, BP2MI sudah melepas ratusan CPMI ke Jepang.



Related Articles