Breaking NewsPMI lainnya

Mengaku Polisi, Laki-Laki Ini Tipu Pekerja Migran Demi Memuaskan Nafsunya

Seorang pekerja migran, Axiang melaporkan teman laki-lakinya yang bermarga Lin ke polisi karena telah memaksanya untuk melayani nafsu birahinya dengan mengaku seorang polisi.

Lin bekerja di sebuah kantor perusahaan perdagangan. Dia berkenalan dengan seorang pekerja migran wanita Axiang (28th) melalui medsos tahun lalu.

Keduanya bertemu pertama kali pada 20 September tahun lalu dan langsung ke motel untuk berhubungan layaknya suami istri. Setelah berhubungan, Lin ingin melakukannya kembali, akan tetapi Axiang tidak mau dan menolaknya.

Pada saat itu, Lin membohonginya dengan mengaku bahwa dia adalah seorang polisi, jika Axiang tidak memenuhi permintaannya, ia akan menyelidiki bahwa Axiang dan perusahaannya adalah ilegal dan akan menyebarkan fotonya yang vulgar. Axiang ketakutan tidak berani melawan, ia tidak punya pilihan lain selain bekerja sama dan menjadi mainan untuk memenuhi kepuasan nafsunya Lin.

Setelah kejadian tersebut, Axiang kemudian melaporkan Lin ke polisi. Ia mengaku, setelah mereka melakukan hubungan intim, Lin menyuruhnya menghapus semua chattingan mereka di hp dan meminta foto ARC serta alamat kantor. Karena takut terjadi apa-apa Axiang kemudian ke kantor polisi.

Pada akhir bulan September tahun lalu, polisi menemukan foto Axiang yang masih disimpan di dalam ponsel milik Lin.

Pengadilan Distrik Taichung mengatakan, Lin bersalah atas tuduhan melampiaskan keinginan nafsunya dengan memalsukan jabatan, mengaku-ngaku aparat negara untuk melakukan kejahatan hubungan seks.

Namun, mengingat dia telah mengakui kejahatannya dan memberikan kompensasi kepada Axiang, dia dijatuhi hukuman 2 tahun penjara, dengan 5 tahun masa percobaan.



Related Articles