Breaking NewsPMI Malaysia

Masuk Melalui Jalur Ilegal, 28 WNI Ditangkap Tentara Malaysia ketika Sembunyi di Tepi Pantai

Sebanyak 28 warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Tentara Darat Malaysia ketika sedang bersembunyi di tepi pantai, Jalan Tanjung Balau-Sedili Kecil (Bio-Desaru) setelah baru saja tiba ke negara itu melalui jalan yang tidak resmi (ilegal).

Markas Divisyen Ketiga Infantri Malaysia (3 Div) dalam siaran pers yang dipublikasikan media lokal Malaysia, Utusan.com, menyebutkan, 28 warga negara Indonesia berusia 17 hingga 51 tahun itu ditahan dalam Op Benteng di kawasan tanggungjawab Briged Ketujuh Infantri Malaysia (7 Bgd) pada Rabu (8/9) dini hari.

Para WNI yang ditangkap tersebut terdiri dari 25 laki-laki dan tiga wanita. Telepon genggam dan uang tunai mata uang Indonesia dan ringgit milik para WNI yang ditangkap telah disita oleh pihak keamanan Malaysia.

Mereka kemudian dibawa ke Markas Taktikal Tanjung Sepang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan test Covid-19 sebelum diserahkan kepada pihak Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) Setia Tropika, Kempas.
Pihak Tentara Darat Malaysia juga telah membuat laporan kepolisian di Balai Polis Bayu Damai untuk proses hukum lebih lanjut.

“Tentara akan selalu siap untuk mengontrol setiap saat dan meningkatkan kewaspadaan dan tidak akan berkompromi dengan pihak mana pun yang mencoba melakukan kejahatan dan melintasi perbatasan negara,” kata pihak Tentara Darat Malaysia dalam siaran pers-nya.



Related Articles