Breaking NewsPMI Malaysia

Malaysia akan Perketat Penjagaan di Perbatasan untuk Mengontrol Masuknya Imigran Gelap

Pemerintah Malaysia memastikan akan mengambil langkah-langkah yang lebih tegas untuk melaksanakan rencana komprehensif dan memperkuat Ops Benteng untuk menertibkan dan mengontrol masuknya imigran gelap atau yang diistilahkan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI).

Perdana Menteri, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, berbagai inisiatif telah dilakukan untuk menjamin keamanan rakyat dan kedaulatan negara Malaysia.

PM Ismail Sabri menjelaskan, langkah-langkah yang akan diambil tersebut antara lain untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kontrol dan penjagaan perbatasan, meningkatkan ketertiban umum, memperkuat keamanan dan pertahanan siber serta menjaga kesejahteraan anggota.

Di antara proyek yang akan dilaksanakan antara lain Sistem Pengawasan Laut untuk Polisi Laut di lima wilayah maritim, pembangunan Pangkalan Tentara Udara di Bintulu, Sarawak, pembangunan Rumah Sakit Tentara Terendak, Melaka dan peningkatan aset maritim.

Selain itu, kamp militer baru di Felda Sahabat, Kamp Brigade 5 di Kota Belud dan Kamp Pasukan Operasi Umum di Beluran, Sabah akan selesai pada Rencana Malaysia ke-12 (RMK12).

“Kebijakan Industri Pertahanan dan Keamanan Nasional akan diperkenalkan, untuk mengatur arah industri lokal terkait pertahanan dan keamanan,” kata PM Ismail Sabri saat presentasi RMK12, sebagaimana dilansir media lokal Sinar Harian, Senin (27/9).
P
M Ismail Sabri menambahkan, untuk menjamin kesejahteraan personel militer dan aparat penegak hukum, sedang dibangun 10.200 unit rumah dan tempat tinggal keluarga tentara dan dapat ditempati selama periode RMK12. (rozi_EM).



Related Articles