Breaking News

Majikan di Taiwan Dihukum dan Harus Bayar Ganti Rugi Karena Lakukan Ini Pada PMI

Seorang majikan yang bekerja sebagai peramal terkenal di Taiwan dituduh menyiksa pekerjanya yang seorang PMI dan dijatuhi hukuman serta harus membayar ganti rugi.

Pada sidang beberapa hari lalu, majikan bermarga Chiang bersama dua anaknya dijatuhi hukuman 10 bulan dan harus membayar uang kompensasi kepada PMI sebesar NTD 503.000.

Chiang bersama dua anaknya selain dituduh melakukan penyiksaan, anaknya juga dituduh melakukan pelecehan seksual kepada PMI yang tidak disebutkan identitasnya.

Sebagaimana diketahui, PMI itu datang ke Taiwan pada tahun 2016 lalu untuk merawat Chiang yang tidak mempunyai kemampuan untuk menjaga dirinya sendiri. Chiang mempunyai dua orang anak.

Menurut pengakuan PMI, kejadian berawal karena mereka (majikan dan anaknya) tidak puas dengan pekerjaannya sehingga ia sering dianiaya, bahkan pada dini hari anaknya mencoba akan melakukan pelecehan seksual.

PMI tersebut sudah pernah mengadu kepada agensi namun tidak ada tanggapan. Mengetahui ia lapor agensi, ia semakin tertekan dan semakin diperlakukan tidak manusiawi.

Ia dipaksa tandatangan untuk dipotong gajinya dan tidak diberi makan tiga kali sehari. Selain itu ia juga kurang istirahat.

Chiang tidak memberikan kunci kepada PMI tersebut sehingga ia tidak bisa keluar rumah.

Karena setiap hari selalu tertekan, dalam waktu kurang dari dua bulan bekerja di sana berat badannya turun 12 kg.

Akhirnya, karena tidak tahan dengan perlakuan majikan dan anak-anaknya, PMI itu nekad melompat dari lantai dua ke lantai satu supaya bisa keluar dari rumah majikan.

Ketika jatuh di lantai satu, ia diselamatkan oleh orang yang kebetulan lewat di saja dan dibawa ke RS.

PMI tersebut melaporkan kejadian yang dialaminya dan dari sinilah akhirnya perlakuan majikan yang bekerja sebagai paranormal dan sekaligus pasiennya itu terbongkar. [HaniTW]



Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.