Breaking News

Lakukan Transaksi Jual Diri Di Rumah Kontrakan, Pekerja Migran di Taiwan Digerebek Polisi

Seorang pekerja migran ilegal asal Indonesia tertangkap di rumah kontrakannya di daerah Er Lin Changhwa yang digunakan sebagai tempat pelacuran.

Kepolisian wilayah Er Lin menerima laporan warga adanya sebuah rumah kontrakan yang sering ada orang keluar masuk di sana dan diduga sebagai tempat menjual diri.

Warga merasa khawatir kalau mereka bisa menyebabkan celah penyebaran covid-19 di daerah sana.

Setelah menerima laporan, Tim dari kepolisian menunggu di depan rumah tersebut. Setelah melihat ada seorang laki-laki yang masuk ke rumah Itu, sepuluh menit kemudian mereka mengetuk pintu untuk menyergapnya.

PMI yang mengaku menjadi ilegal sejak Agustus tahun lalu dan bekerja dengan menjual diri sejak empat bulan lalu itu membukakan pintu.

Ia terkejut setelah membukakan pintu dan mengetahui bahwa polisi yang datang, karena ia belum sempat mengenakan pakaian dengan sempurna. Terlebih lagi, laki-laki yang ada di dalam kamar juga ikut merasa kebingungan.

Mereka berdua kemudian dibawa ke RS Kristen Changhwa untuk test skrining, untung saja hasil Testnya Negatif.

Namun, karena mereka sudah melanggar peraturan kesejahteraan sosial, mereka diintrograsi dan kasusnya ditindaklanjuti.

Mengingat saat ini beberapa wilayah di Changhwa sudah ada kasus terkonfirmasi Covid-19. Kepolisian juga ikut serta berpartisipasi dalam mengantisipasi pencegahan penyebaran covid-19.

[HaniTW]



Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.