Breaking NewsPMI Malaysia

Kepala BP2MI Benny Rhamdani Menjemput Langsung 63 PMI Yang Dipulangkan Dari Detensi Malaysia

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bekerja sama dengan kementerian/lembaga memfasilitasi kepulangan para pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia kembali ke Tanah Air. Adapun BP2MI menyampaikan apresiasi kepada Kemlu, Kemenko PMK, Kemensos, Kemenkes, Kemenhub, Kementerian BUMN, Kemnaker, Satgas Covid-19, TNI, Polri dan Angkasa Pura II.

“Kepulangan PMI ini sampai ke kampung halaman seluruhnya dibiayai oleh pemerintah. Bekerja di luar negri memang adalah hak setiap warga negara, dan negara juga wajib memfasilitasi. BP2MI memiliki kantor di daerah-daerah sehingga PMI bisa langsung datang ke sana untuk mencari informasi yang benar. Jangan mudah tergiur dengan informasi dari calo dan orang-orang tidak bertanggung jawab, ungkap Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, dalam keterangan tertulisnya, Kami (21/07/2021)

Diketahui bahwa kepulangan 63 PMI Terkendala tersebut merupakan kepulangan tahap ketiga. Sebelumnya, sudah ada 276 PMI Terkendala yang sudah berhasil dipulangkan pada tanggal 24 dan 27 Juni yang lalu. Adapun kepulangan PMI merupakan bagian dari rencana kepulangan 7.200 PMI dari Malaysia.

Benny mengungkapkan bahwa banyak dari PMI yang telah tinggal di depo tahanan imigrasi Malaysia melebihi masa tahanannya dengan kondisi kurang layak. Hal ini menimbulkan masalah kemanusiaan bagi individu, utamanya kelompok rentan. Diketahui juga PMI Terkendala dari Malaysia tersebut terdiri dari 50 orang perempuan dan 13 laku-laki. Sementara itu, kondisi kerentanan adalah yang sakit sebanyak 35, ibu dan anak sebanyak 22, lansia 5, dan ibu hamil 1.

Dari 35 PMI yang sakit, sebagian besar merupakan penderita hipertensi dan diabetes, sementara sisanya mengidap penyakit asma, hernia, dan bahkan ada 2 orang yang mengidap HIV. Dalam kepulangan para PMI Terkendala tersebut, semua telah melewati prosedur protokol kesehatan ketat, test PCR, karantina dan koordianasi dengan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19.

Terakhir, BP2MI melakukan koordinasi dengan Pemda daerah asal untuk penanganan kepulangan yang dilakukan oleh UPT BP2MI dan penyiapan program reintegrasi sosial dan pemberdayaan di daerah asal PMI.

Darnichn.



Related Articles