Breaking NewsPMI lainnya

Kemenaker-BPJS Kesehatan Vaksinasi Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Kementerian Ketenagakerjaan bersama BPJS Kesehatan menggelar vaksinasi bagi buruh, Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), hingga calon pemagang luar negeri karena mereka memiliki resiko tinggi terpapar Covid-19.

“Teman-teman butuh, calon pekerja migran dan pemagang memiliki resiko tinggi terpapar Covid-19, maka ini menjadi salah satu prioritas dalam vaksinasi,” ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (19/8/20221).

Ida juga mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 kepada pekerja/buruh, CPMI, dan CPLN ini bertujuan untuk melindungi pekerja, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi keparahan penyakit atau resiko kematian, menjaga produktivitas, efisiensi perusahaan sekaligus membantu kepastian status kesehatan. Dengan demikian setelah mendapatkan vaksin, para pekerja migran dan calon pemagang untuk selanjutnya bisa mengurus dokumen keberangkatan ke negara tujuan.

Menurutnya, vaksinasi Covid-1 kepada kelompok pekerja ini sebagai bentuk kolaborasi antar stakeholder yakni BPJS Ketenagakerjaan, Disnakertrans DKI Jakarta, dan Binwasnaker & K3 Kemnaker selaku inisiator. “Kolaborasi ini sangat penting, dalam upaya pemerintah mengejar target vaksin sekurang-kurangnya dilakukan 2 juta (dosis) per hari,” ujar Ida.

Adapun program vaksinasi Covid-19 kepada calon pekerja migran harus segera diselesaikan sebagai upaya untuk mencapai kekebalan kelompok dan segera keluar dari pandemi dan endemi. Sementara itu, Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker Haiyani Rumondang menjelaskan vaksinasi Covid-19 berupa AstraZeneca dan target 500 orang kepada pekerja / buruh, CPMI dan CPLN selama 2 hari di Kemnaker untuk memenuhi persyaratan vaksinasi Covid-18 di negara tujuan.

Darnichn.



Related Articles