Breaking News

Kedua Masjid Di Taiwan Ini Pernah Dikunjungi Pasien Terkonfirmasi Covid-19, Yang Pernah Ke Sana Lakukan Hal Berikut

Hari ini (23/4/2021) CECC mengumumkan adanya dua kasus baru terkonfirmasi Covid-19 yaitu laki-laki (10th) warga negara Indonesia (WNI) kasus 1090, dan WNI laki-laki (50th) merupakan kasus yang ke 1091.

Setelah ditelusuri rekam jejaknya, mereka teman kerja pilot Indonesia yang dinyatakan positif covid-19 di Australia dan mereka pernah pergi ke masjid Taoyuan dan Masjid Besar Taipei.

Kepala CECC mengingatkan kepada warga yang pernah bersentuhan/berdekatan atau pergi ke tempat yang pernah dikunjungi mereka harus segera malakukan karantina mandiri selama 14 hari dan selalu pakai masker.

Adapun rekam jejak Pilot Indonesia yang Terkonfirmasi Positif COVID-19 oleh Pihak Australia pada 21 April kemarin, sebelum melakukan penerbangan melakukan kegiatan di tempat berikut:

  1. 19 April 2021, siang hari (waktu tengah diselidiki) pergi ke Masjid At Taqwa Dayuan. Alamat: No. 8-2, Zili 1st St., Dayuan Dist., Taoyuan City.
  2. 19 April 2021 sekitar pukul 16:00 pergi ke PX Mart (Chuen Lien) Cabang Nanzhu, Luzhu.
    Alamat: No. 171-1, Sec. 2, Nanzhu Rd., Luzhu Dist., Taoyuan City.

CECC berharap warga yang pernah mengunjungi kedua lokasi pada tanggal di atas diminta untuk menerapkan protokol pemantauan kesehatan secara mandiri (swa-kontrol kesehatan).

Sebelum tanggal 3 Mei 2021, apabila mengalami gejala gangguan pernapasan, diare, demam atau gejala mencurigakan lainnya, maka segera kunjungi rumah sakit yang telah ditunjuk untuk menjalankan pemeriksaan. Di samping itu juga dilarang untuk menaiki moda transportasi umum.

Memberitahukan riwayat perjalanan Anda dan pihak siapa yang penah Anda temui kepada pihak berwenang. Informasi lebih lanjut hubungi 1922.

Sementara itu, rekam jejak kasus 1091 adalah pada 16 April 2021 sekitar pukul 12:00~13:00 berada di Masjid Agung Taipei.
Alamat: No. 62, Sec. 2, Xinsheng S. Rd., Da’an Dist., Taipei City.

Warga yang pernah mengunjungi Masjid Agung Taipei pada tanggal di atas diminta untuk menerapkan protokol pemantauan kesehatan secara mandiri (swa-kontrol kesehatan).

Sebelum tanggal 30 April 2021, apabila mengalami gejala gangguan pernapasan, diare, demam atau gejala mencurigakan lainnya, maka segera kunjungi rumah sakit yang telah ditunjuk untuk menjalankan pemeriksaan. Di samping juga dilarang untuk menaiki moda transportasi umum.

Beritahukan riwayat perjalanan Anda dan pihak siapa yang penah Anda temui kepada pihak berwenang.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi 1922. [HaniTW]



Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.