Breaking NewsPMI lainnya

Jenazah PMI Asal Indramayu yang Meninggal ketika Baru Sehari Kerja di Rumah Majikan Telah Dimakamkan di Turki

Jenazah Masripah binti Tarkiyah Carba, BMI asal Indramayu, Jawa Barat yang meninggal dunia ketika baru satu hari bekerja di rumah majikannya telah dimakamkan di Mersin, Turki, Kamis (29/7/2021).

Perwakilan dari KBRI Ankara, Disnaker Indramayu, UPT BP2MI Bandung, dan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) sebagai penerima kuasa dari pihak keluarga almarhumah mengikuti prosesi pemakaman secara virtual.

Ketua DPC SBMI Indramayu, Juwarih yang turut mengikuti prosesi pemakaman menyampaikan terima kasih kepada KBRI Ankara yang telah memfasilitasi pemakaman jenazah Masripah.

Juwarih juga meminta KBRI Ankara agar Berita Acara Pemakaman, Akte Kematian dari KBRI, serta hak-hak lainnya seperti konpensasi dari majikan dan barang-barang milik almarhumah agar segera diuruskan dan dikirimkan ke keluarganya.

Awalnya, kata Juwarih, pihak keluarga meminta bantuan SBMI agar jenazah Masripah dipulangkan ke Indramayu.
Namun, setelah SBMI Indramayu berkoordinasi dengan KBRI Ankara diketahui bahwa penyebab kematian almarhumah karena covid-19, sehingga jenazahnya tidak bisa dipulangkan.

Terkait proses penempatannya, Juwarih mengatakan bahwa Masripah diberangkatkan ke Turki secara unprosedural karena direkrut oleh sponsor perorangan.

Sebelum diberangkatkan ke Turki pada 10 Juli 2020, Masripah sempat ditampung di daerah Bekasi selama sekitar seminggu. Juwarih menduga Masripah terkena Covid-19 ketika berada di penampungan karena ketika berangkat dari Indramayu dia dalam keadaan sehat.

“Untuk itu, sponsor yang merekrutnya harus mendapat hukuman setimpal untuk memberi efek jera agar kasus seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari,” tegas Juwarih.

HaniTW



Related Articles