Breaking NewsPMI Malaysia

Imigrasi Malaysia Merazia Pekerja Migran Ilegal ketika Sedang Tidur Nyenyak, 52 Orang Ditahan

Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) melakukan razia pekerja migran ilegal yang tinggal di sebuah lokasi bangunan yang disebutkan sebagai ‘perkampungan haram’ di daerah Kota Laksamana, Melaka, Rabu (1/9) dini hari.

Para pekerja migran ilegal yang diistilahkan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) tersebut tidak sempat melarikan diri karena operasi JIM ini dilaksanakan sekitar pukul 01.30 dini hari ketika mereka sedang tidur nyenyak.

Sebagaimana dilaporkan media lokal Malaysia,Harian Metro, Ketua JIM Melaka, Anirwan Fauzee Mohd Aini mengatakan, operasi razia PATI ini dilakukan berdasakan pengaduan masyarakat awam yang menyebutkan banyaknya warga asing di kawasan itu dan indikasi adanya seseorang yang mencoba melindungi pendatang asing dengan mengaut keuntungan.

Dalam operasi ini, sebanyak 134 pekerja warga asing diperiksa JIM dan hasilnya 52 orang ditahan karena tidak bisa menunjukkan dokumen yang sah untuk tinggal dan bekerja di Malaysia.

“Hasil dokumentasi dilakukan mendapati ada di antara mereka ini tiada dokumen pengenalan diri, tinggal lebih masa dan pas lawatan kerja sementara tamat tempoh serta beberapa lagi kesalahan,” kata Anirwan Fauzee Mohd Aini.

Lebih lanjut Anirwan mengatakan, pihaknya mendapati majikan gagal menyediakan tempat tinggal pekerja yang sesuai dengan protokol kesehatan berdasarkan peraturan Akta Pencegahan dan Pengawalan Penyakit Berjangkit 1988 (Akta 342).

“Kami mendapati tempat tinggal pekerja warga asing ini berada dalam keadaan sesak dan lingkungan yang kotor sehingga berisiko terjangkit penyakit menular,” katanya.

Selanjutnya, para PATI yang ditahan ini akan dibawa untuk menjalani test covid-19 terlebih dahulu sebelum dihantar ke Depot Tahanan Imigresen (rumah detensi imigrasi, Red) untuk proses hukum lebih lanjut.(rozi_EM)



Related Articles