Breaking NewsPMI Taiwan

Hingga Dipuji Pekerja Migran Indonesia, Begini Tindakan Wali Kota Taoyuan Taiwan Dalam Menangani Pandemi

Terdapat satu cerita menarik yang disampaikan oleh Wali Kota Taoyuaan, Cheng Wen-tsan di Taiwan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Penanganan pandemi Covid-19 di Taiwan bisa dibilang cukup baik dan terstruktur. Ini dapat menjadi pelajaran bagi Indonesia yang saat ini masih mengalami peningkatan kasus Covid-19. Taoyuan City merupakan kota yang terletak di bagian Utara Taiwan yang juga disebut dengan pintu masuk Taiwan.

Ada lebih dari 30 ribu “warga baru” yang menetap di Taiwan dengan alasan pernikahan dan 260 ribu pekerja migran termasuk yang berasal dari Indonesia yang datang untuk bekerja di Taiwan dan Taoyuan menjadi kota dengan jumlah pekerja migran paling banyak di Taiwan. Taoyuan di masa pandemic menggelar “Program Rencana Menjaga Kesehatan” untuk menjaga kelanjutan pengoperasian pabrik serta kesehatan pekerja migran.

Selain itu juga dilakukan swab test Covid-19 secara menyeluruh terhadap para pekerja migran di Taoyuan dan saat ini jadwal test sudah selesai dilaksanakan. Di saat yang bersamaan, Taoyuan menghimbau kepada pengguna jasa (majikan) dan agen tenaga kerja untuk menyediakan bantuan dan layanan belanja keperluan sehari hari untuk pekerja migran.

Setiap harinya Taoyuan juga membuat kartu gambar jejak perjalanan Covid-19 dalam 6 bahasa. Adapun maksud dari adanya kartu jejak perjalan ini adalah untuk mengingatkan masyarakat untuk menghindari zona merah wabah pandemi dan supaya tetap terlindungi kesehatan diri dan orang di sekitarnya.

Banyak diantara pekerja migran termasuk yang berasal dari Indonesia mengucap terima kasih kepada Walikota karena telah menyediakan posko swab test. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan aman setelah menjalankan swab test tersebut. Pengendalian pandemi Covid-19 merupakan perlombaan melawan virus. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan menyatakan semua warga baru, siswa internasional dan pekerja migran dari negara manapun, asalkan memiliki kartu Askes maka boleh mendapatkan vaksinasi secara gratis.

Darnichn.



Related Articles