Breaking News

Hati-hati, Jika Ketahuan Ngebut dan Boncengan Pakai Sepeda Listrik Akan Langsung Ditilang Sekaligus Didenda

Hingga saat ini penggunaan sepeda listrik semakin lama semakin populer dikalangan pekerja migran di Taiwan. Namun pelanggaran dalam berkendara semakin hari semakin meningkat.

Terbukti pada tahun lalu ada 1631 kasus pelanggaran, sementara dalam tahun ini mulai Januari hingga April sudah ada 1386 kasus. 200 kasus diantaranya pelanggaran berkendara setelah minum-minuman keras.

Kepolisian Distrik Pingzhen, Taoyuan kemarin (30/4/2021) mengumumkan bahwa mereka akan melakukan penegakan hukum sepeda listrik selama satu bulan. Pengendara yang melakukan pelanggaran akan langsung ditilang dan dikenakan denda.

Selain itu mereka juga akan memperkuat larangan sepeda listrik untuk boncengan, tidak mengenakan helm, ngebut atau mengendarai sepeda listrik dengan kecepatan diatas 25km perjam dan lain-lain.

Terlebih lagi, saat ini semakin banyak pekerja migran dengan gila-gilaan memodifikasi dan merenovasi sepeda listriknya. Beberapa diantaranya kecepatannya bisa mencapai 5 hingga 60 km perjam. Hal ini sangat membahayakan lalu lintas jalan raya.

Kepala tim polantas Pingzhen, Wang Rue-cheng mengatakan, sasaran atau target penegakan hukum sepeda listrik akan dilakukan di kawasan industri Pingzhen. Karena di kawasan tersebut banyak pekerja migran dan mereka akan melakukan perjalanan ke Zhongli.

Pada tahun sebelumnya polantas tidak bisa menangkap pelaku pelanggaran meskipun dipasang cctv, karena sepeda listrik tidak ada plat nomor.

Namun, mulai tahun ini sudah menggunakan camera kecepatan seluler ditambah dengan razia di jalan-jalan, sehingga polantas dengan mudah mengetahui pelanggarnya. Hanya dengan kecepatan 28km perjam maka akan langsung kena tilang.

Untuk tahun ini saja, tim polantas sudah menangkap tiga kasus pelanggaran kecepatan dan semuanya adalah pekerja migran. Mereka mengendarai dengan kecepatan 38km perjam dan langsung dikenakan denda NTD 900.

Sebagaimana diketahui, sesuai pasal 72 ayat 1 UU lalu lintas jalan raya, kecepatan pengendaraan sepeda listrik yang telah dikendarai atau digunakan telah melebihi kecepatan dan maksimum yang diperbolehkan dalam lolos uji sesuai tipe tersebut yakni 25 km perjam. Sesuai dengan peraturan baru bagi pelanggar akan dikenakan denda NTD 900 ~ NTD 1.800. [haniTW]



Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.