Breaking NewsPMI lainnya

Dubes Menghimbau PMI Non-Prosedural Tunda Kepulangan dari Malaysia

Duta Besar RI di Kuala Lumpur Hermono menghimbau agar para Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang ingin pulang ke Tanah Air untuk menunda kepulangannya dikarenakan kondisi dan situasi konter kalibrasi pulang di Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 1 yang sangat padat.

“Bagi yang belum membeli tiket pesawat, dan belum melakukan test PCR, saya menghimbau agar menunda kepulangannya ke Indonesia sampai kondisi dimana pelayanan untuk pembayaran compound (denda-red) dan check-out memo sudah berjalan normal,” kata Hermono melalui pernyataannya melalui Facebook live di Kuala Lumpur, Senin (19/07/2021).

Pihaknya telah menerima banyak pengaduan dari para pekerja dan juga telah menipu secara langsung kondisi di KLIA 1 yang sama-sama diketahui situasinya sangat padat. Hemono juga mengatakan banyak diantara para pekerja yang ingin pulang harus menunggu lebih dari 24 jam.

“Bahkan saya mendapatkan informasi bahwa banyak diantara teman-teman yang tiketnya dan juga hasil test PCR-nya terpaksa hangus karena tidak dapat mengejar jadwal penerbangan yang telah ditentukan akibat lamanya menunggu proses pembayaran denda untuk mendapatkan check-out memo,” kata Hermono.

Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pihak Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) untuk menyampaikan situasi ini dan telah mendapatkan respon bahwa JIM akan secepatnya melakukan perbaikan maupun meningkatkan pelayanan sehingga kepadatan yang disaksikan dalam 3 hingga 4 hari terakhir tidak terjadi lagi. Hermono yakin JIM akan melakukan perbaikan pelayanan dalam waktu yang cepat namun proses pemasangan suatu sistem pelayanan tentu memerlukan beberapa hari sampai semua perangkat dan sistem sudah betul-betul terpasang.

Dirjen Imigrasi Malaysia, Datuk Khairul Dzaimee Daud mengatakan, dibukannya loket khusus di bandara ini untuk meningkatkan efisiensi kerja JM serta untuk mempermudah proses kepulangan PATI tanpa harus datang ke kantor imigrasi.

Darnichn.



Related Articles