Breaking NewsPMI Taiwan

Diliburkan Oleh Pabrik dan Kerja di Tempat Lain, Pekerja Migran di Taiwan Ini Dilaporkan Kabur dan Begini Nasibnya Sekarang

Pekerja Migran Asal Vietnam bermarga Li terpaksa harus menerima sanksi dideportasi karena perbuatannya sendiri yaitu bekerja di luar pabrik kemudian dilaporkan kabur oleh perusahannya.

Pada 20 September kemarin sekitar pukul 4 sore kepolisian Distrik Nanzi melihat Li yang mengendarai sepeda di jalan Lanchang. Namun, melihat polisi mengikutinya Li gugup dan berusaha melarikan diri.

Dan ketika di perempatan lampu merah Li terpaksa berhenti dan membiarkan polisi mendekatinya. Kemudian ia diminta polisi untuk menunjukkan identitasnya.

Awalnya Li tidak mau menunjukkan identitasnya, akan tetapi setelah diberitahu polisi akan dibawa ke imigrasi untuk sidik jari laki-laki berusia 29 tahun itu mengeluarkan ARC dari dalam tasnya.

Setelah diperiksa identitasnya ternyata Li merupakan pekerja migran yang dilaporkan kabur perusahannya beberapa waktu lalu.

Selain itu Li juga tercatat pernah terlibat kasus ancaman (intimidasi) pada bulan Juli tahun ini di kejaksaan Distrik Chiayi.

Saat diintrograsi, Li mengaku awalnya dia bekerja di pabrik daerah Kang Shan, Kaohsiung sebagai pekerja migran resmi.

Namun karena masa pandemi ia diliburkan tanpa mendapatkan gaji, dan dikarenakan terikat kontrak ia tidak bisa memutuskan kontrak atau pindah pabrik begitu saja.

Kemudian ia meninggalkan perusahannya dan bekerja di tempat lain. Tidak disangka perusahannya melaporkannya kabur. Terkait kasus intimidasi Li mengaku tidak tahu hal itu.

Setelah diintrograsi, Li kemudian dipindahkan ke kejaksaan Chiayi dan nantinya akan dipindahkan ke Tim khusus imigrasi menunggu proses kepulangan.



Related Articles