Breaking NewsPMI lainnya

Diduga Ada 7 TKW di Irak Disekap Agen di Ruang Bawah Tanah

Sebanyak 7 TKW di Irak (Pekerja Migran Indonesia) diduga tengah disekap di ruang bawah tanah sebuah kantor di Duhok oleh oknum agensi di Slemani.

Informasi 7 TKW di Irak disekap itu diungkap oleh salah satu PMI berinisial AU dalam percakapan via perpesanan berbasis internet. AU mengaku mendapatkan informasi 7 TKW di Irak disekap itu dari sambungan telepon temannya di kantor agensi sebelum akhirnya disita.

“Sebelum mereka disita HP-nya, dia ngabari ke aku lewat telepon,” ungkapnya, Kamis( 16/9/2021). Peristiwa itu bermula saat ketujuh rekannya dipulangkan oleh majikan. Salah seorang diantaranya tengah dalam keadaan sakit. “Terus mereka bertujuh ini menyusun rencana untuk kabur ke KBRI atau KJRI di Erbil,” ujarnya.

AU menjelaskan, KBRI di Baghdad letaknya cukup jauh, karena itu mereka memutuskan hendak mendatangi KJRI di Erbil. “Sebelum mereka kabur, mereka telepon dulu ke pihak KBRI melalui Pak Zaenul dan Pak Amir,” bebernya.

Setelah dapat arahan, ketujuh TKW itu memilih untuk kabut. “Tapi bukan diarahkan ke Erbil melainkan ke Sleman,” sambungnya. “Saat ini di Slemani sudah ada yang menunggu yaitu Pak Amir dan Mr. Aram yang merupakan pengacara Irak yang kerja di KBRI,” katanya.

Sayangnya, ketujuh TKW itu malah dibawa ke kantor agensi di Sleman bukan ke KBRI atau KJRI di Erbil. “ Jadi mereka kerjasama dengan agensi sini yaitu di Tourist Company yang dipimpin oleh Mr. Pristiwan yang berada di Slemani,” tuturnya. Akhirnya, HP para TKW itu disita dan dijebloskan di ruang bawah tanah. Dulu TKW itu sempat didatangi oleh pihak KBRI namun tidak ditemukan bukti jika mereka disekap di bawah tanah atau memang mungkin sudah dipindahkan.

Darnichn.



Related Articles