Breaking News

Dicari Faisal: PMI Asal Banyuwangi Melarikan Diri Ketika Akan Dilakukan Test PCR Ulang

Seorang PMI berinisial S sedang dicari oleh Faisal soh dan instansi terkait di Taiwan karena melarikan diri ketika akan dilakukan test PCR ke dua kalinya.

Hal tersebut disampaikan Faisal Soh dalam siaran langsungnya pada Rabu (5/5/2021) kemarin.

Menurut keterangan Faisal, dalam rekam jejaknya, perempuan kelahiran 1975 itu pada 19 April lalu pernah melakukan kegiatan di masjid Taoyuan.

Setelah itu, lanjut Faisal, S yang berstatus PMI ilegal itu melakukan test PCR yang pertama. Kemudian ia melakukan karantina 14 hari dan akan dilanjutkan untuk test PCR ke dua kalinya dan karantina mandiri 7 hari lagi.

Namun, setelah menjalani karantina selesai seharusnya S melakukan test PCR, ia justru menghilang melarikan diri lagi. Sehingga instansi yang menanganinya melapor kepada Faisal supaya membantu mencari dimana keberadaan S sekarang.

Pada saat melakukan test PCR di RS dan menjalani karantina, S diperlakukan layaknya PMI resmi, ia tidak ditangkap bahkan untuk biaya test PCR digratiskan.

Berdasarkan data yang diterima Faisal, S kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, ia pertama kali datang ke Taiwan awal tahun 2010, namun selama 9 tahun ia menjadi PMI ilegal.

Menurut informasi, terakhir posisi S yang kemana-mana selalu mengenakan hijab itu berada di daerah Guanyin, Taoyuan.

Faisal berpesan kepada teman-teman yang mengetahui posisi S atau barangkali S sendiri menyaksikan livenya untuk menghubunginya atau menghubungi suster yang menanganinya.

Sebagaimana diketahui, kasus terkonfirmasi Covid-19 ke 1090 di Taiwan pernah melakukan kegiatan di masjid Agung Taipei dan Taoyuan pada 16 dan 19 April lalu. Untuk itu CECC meminta masyarakat yang pernah melakukan kegiatan di sana melakukan karantina mandiri dan test Covid-19. [HaniTW]



Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.