PMI Malaysia

Di Tengah Pelaksanaan Lockdown, Imigrasi Malaysia Tetap Giat Melakukan Operasi

Di tengah pelaksanaan total lockdown atau dalam bahasa lokal disebut Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) untuk mencegah penyebaran covid-19, Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) tetap giat melakukan operasi untuk menangkap dan menahan pekerja migran ilegal atau yang diistilahkan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI).

Setiap hari, melalui laman media sosial, JIM selalu mengunggah foto-foto kegiatan operasi bertajuk Operasi Patuh. Operasi ini tidak hanya bertujuan mengontrol kepatuhan masyarakat tentang SOP terkait pelaksanaan PKP, tetapi juga untuk ‘membur’ PATI.

Terbaru, pada tanggal 9 Agustus 2021 kemarin, JIM mengunggah foto-foto terntang operasi yang dilakukan di sebuah kilang (pabrik) di daerah Shah Alam. Selangor. Dalam operasi tersebut, JIM bersama Polis Diraja Malaysia (PDRM), Kementerian Dalam Negeri (KDN) dan Jabatan Tenaga Kerja (JTK) memeriksa 170 pekerja asing. Dari jumlah tersebut, 111 orang yang terdiri dari 5 wanita dan 106 laki-laki telah ditahan karena melakukan berbagai kesalahan keimigresian.

Sebelumnya, pada tanggal 8 Agustus 2021, JIM juga mengunggah foto-foto kegiatan operasi yang dilakukan Departemen Imigrasi Malaysia di Sabah di sebuah rumah kongsi (rumah tempat tinggal pekerja migran) pekerja kilang papan (pabrik plywood) di kampung Tanah Merah Merotai, Tawau.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 92 orang pekerja asing telah ditahan JIM Sabah atas berbagai kesalahan keimigrasian.

Wakil Menteri Dalam Negeri II Malaysia, Jonathan Yasin ketika melakukan konferensi pers di Sabah mengatakan,
Operasi Patuh ini adalah program berkelanjutan untuk menangkap dan mengusir (mendeportasi) PATI. Menurutnya, Sabah merupakan negeri (negara bagian, red) yang paling banyak majikan mempekerjakan PATI. Pemerintah Malaysia, katanya, tidak akan ragu lagi untuk mengambil tindakan tegas terkait masalah ini. (rozi_EM)



Related Articles