Breaking NewsPMI lainnya

Covid-19 RI Turun, Banyak Pekerja Migran Tunggu Bekerja di Korsel dan Taiwan

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati mengungkapkan banyak menerima aspirasi dari Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang masih menunggu penempatan kerja, khususnya ke Korea Selatan dan Taiwan.

Ia juga menerangkan banyak CPMI yang harus menunggu hingga 2 tahun lebih namun belum ada kejelasan penempatan oleh Kementerian Tenaga Kerja maupun Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), khususnya ke dua negeri tersebut.

“Banyak sekali teman-teman CPMI yang menitipkan aspirasi untuk meminta kejelasan dan keberpihakan dibuka kembalinya penempatan PMI ke Korsel dan Taiwan , terlebih saat ini kondisi kasus konfirmasi positif harian di Indonesia sedang rendah,” kata Mufida dalam keterangannya, Selasa (28/9).

“Korsel dan Taiwan sempat menghentikan penerimaan PMI karena kasus Covid-19 di Indonesia tengah tinggi. Saatnya mulai dibuka kesempatan teman-teman untuk berangkat ke Korsel atau Taiwan,” imbuh pembina Sahabat Pekerja Migran itu.

Keinginan CPMI untuk berangkat bekerja ke Korsel sangat kuat namun satu yang sering jadi kendala yaitu biaya karantina yang dibebankan ke perusahaan di Korsel. Mufida mengatakan para CPMI tujuan Taiwan juga menagih janji pemerintah yang menyebut penempatan PMI ke Taiwan. Kepada mereka, pemerintah berjanji memungkinkan penempatan jika kasus Covid-19 harian di Indonesia sudah berada di bawah 5.000 dalam 1 pekan.

Darnichn.



Related Articles