Breaking News

CECC: Mulai Sekarang Pekerja Migran Dilarang Pindah Majikan

Mengingat epidemi di Taiwan yang masih parah dan bertambahnya pekerja migran yang terkonfirmasi Covid-19, hari ini (5/6/2021) CECC mengumumkan bahwa pekerja migran dilarang pindah atau ganti majikan.

Hal tersebut dilakukan guna membantu pekerja migran di salah satu pabrik Elektronik di Maioli supaya tidak meninggalkan asrama serta untuk menghindari kerumunan.

CECC bekerja sama pemerintah daerah dan Kementerian Tenaga Kerja selama periode ini, untuk mengurangi mobilitas pekerja migran yang tidak perlu, dan mengurangi terjadinya kerumunan pekerja migran.

Mulai sekarang CECC meminta kepada pihak majikan dan agensi supaya bekerja sama dalam menangani hal-hal sebagai berikut:

  1. Mulai sekarang, pekerja migran tidak perlu (dilarang) pindah majikan baru kecuali memang sangat diperlukan, proses pindah majikan akan dihentikan selama siaga tingkat 3.
  2. Mulai sekarang, menghentikan sementara pengiriman pekerja migran (dipindah tugaskan) dari dan ke tempat yang berbeda, selama siaga tingkat 3.
  3. Mematuhi dengan benar pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja tentang “Perekrutan Pekerja Migran dalam Masa Pencegahan Pneumonia Kondisi Serius” yakni menjalankan protokol pencegahan epidemi.

CECC menekankan, berdasarkan pencegahan dan keamanan epidemi lokal, Kemenaker dan pemda dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke perusahaan dengan jumlah pekerja migran 500 orang ke atas dan asrama berskala besar dengan jumlah penghuni lebih dari 100 orang.

Selain itu, akan mengawasi majikan dan agensi dalam penerapan pedoman pencegahan epidemi.

CECC meminta Kemenaker untuk merencanakan dana subsidi perusahaan untuk meningkatkan lingkungan asrama guna memperkuat kemampuan dalam pencegahan epidemi.

[HaniTW]



Related Articles