Breaking NewsPMI Taiwan

Bidang Imigrasi KDEI Taipei Adakan Pelayanan Pengurusan SPLP di Rumah Detensi Sansia Kepada 40 Orang Tahanan

Bidang Imigrasi KDEI Taipei kembali melaksanakan kegiatan mobile SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) di Pusat Detensi Sansia guna melayani pengurusan SPLP bagi 40 orang WNI/PMI yang sedang menjalani tahanan di sana pada Hari Senin (27/9/2021) lalu.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk perlindungan Pemerintah RI kepada WNI/PMI di Luar Negeri supaya mereka yang sedang berada di Pusat Detensi Imigrasi dapat memperoleh SPLP untuk segera pulang ke Indonesia.

Adapun ke-40 orang tersebut yang memenuhi syarat untuk mengurus SPLP terdiri dari 19 orang laki-laki dan 21 orang perempuan. Mereka yang memenuhi syarat untuk mengurus SPLP biasanya mereka yang paspornya hilang, atau yang masa berlakunya sudah habis.

Kegiatan Mobile SPLP oleh Bidang Imigrasi KDEI Taipei ini dilaksanakan secara berkala di setiap Pusat Detensi Imigrasi Taiwan, seperti Pusat Detensi Yi-lan, Sansia maupun Nantou.

Sebagaimana diketahui, SPLP diberikan kepada WNI yang paspornya hilang, rusak atau habis masa berlaku dna sudah tidak memiliki Izin Tinggal lagi di Luar Negeri. SPLP meskipun fungsinya sebagai pengganti paspor namun hanya dapat digunakan untuk 1 (satu) kali perjalanan pulang ke Indonesia saja.

KDEI Taipei berharap kepada WNI/PMI yang berada di Taiwan untuk mematuhi setiap Peraturan Keimigrasian dari Pemerintah Taiwan dan tidak melanggar aturan yang ada, karena apabila tinggal di Taiwan tidak sesuai dengan ijin keimigrasiannya pasti akan menemui masalah dalam keberadaannya tinggal di Taiwan.

Selain mengadakan Mobile SPLP, Bidang Imigrasi KDEI Taipei juga mengadakan layanan KDEI Sunday Service yang diadakan pada Hari Minggu dengan jadwal yang sudah ditentukan. Melalui layanan tersebut WNI di Taiwan bisa melakukan pengurusan paspor, SPLP maupun legalisir dokumen. Namun untuk pengurusan paspor harus melakukan pendaftaran janjian terlebih dahulu melalui online.



Related Articles