Breaking NewsPMI Malaysia

Begini Imbauan KJRI Johor Bahru Terkait Pembukaan Loket Khusus Program Rekalibrasi Pulang di Pelabuhan Stulang Laut

KJRI Johor Bahru mengimbau WNI, jika keadaan masih memungkinkan, kiranya dapat menunda kepulangan mengingat situasi dan kondisi di Indonesia saat ini yang masih memberlakukan PPKM level-4.

Imbauan tersebut terkait keputusan Departemen Imigrasi Malaysia membuka loket khusus untuk program Rekalibrasi Pulang di Pelabuhan Stulang Laut, Johor.

Namun, apabila WNI benar-benar terdesak untuk kembali ke Indonesia, KJRI Johor Bahru mengimbau WNI yang akan mengikuti program ini untuk mematuhi 4 M, yaitu:

  1. Menyimak jadwal pengurusan COM dan jadwal keberangkatan feri yang akan kami umumkan secara berkala
  2. Melengkapi seluruh persyaratan sebelum datang ke Pelabuhan Stulang Laut
  3. Mematuhi SOP yang berlaku di Negeri Johor dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi keselamatan bersama
  4. Mempersiapkan akomodasi penginapan masing-masing di luar area pelabuhan Stulang Laut sementara menunggu keberangkatan feri di hari berikutnya

KJRI Johor Bahru juga mengingatkan bagi WNI yang akan mengikuti program ini dipersilahkan datang langsung ke konter rekalibrasi pulang di Pelabuhan Stulang Laut 1 (satu) hari sebelum pulang (tidak perlu STO) dengan memenuhi persyaratan; memiliki dokumen perjalanan (paspor/SPLP) aktif, memiliki tiket pulang, dan memiliki hasil tes PCR negatif yang berlaku 72 jam sebelum kembali ke Indonesia.

Kemudian di konter rekalibrasi pulang, WNI akan membayar denda RM 500 untuk dewasa dan RM 100 untuk anak-anak secara non-tunai menggunakan kartu debit/ kartu kredit/ touch n go e-wallet. Setelah melakukan pembayaran, WNI akan mendapatkan lembaran Check Out Memo (COM) untuk kembali ke Indonesia pada keesokan harinya. (rozi_EM)



Related Articles