Breaking NewsPMI lainnya

Baru Kerja Sehari, TKW Asal Indramayu Dikabarkan Meninggal di Turki

Baru kerja 1 hari saja, seorang TKW atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu meninggal dunia di Istanbul, Turki.

TKW tersebut diketahui bernama Masripah (36) yang merupakan warga Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu pun menceritakan kronologi meninggalnya Masripah.

Konon ada yang mengatakan bahwa meninggalnya Masripah dikarenakan adanya santet namun Ketua SBMI membantah adanya kabar tersebut. Adapun penyebab meninggalnya TKW berusia 36 tahun tersebut dipastikan karena Covid-19 setelah dikeluarkannya bukti keterangan dari rumah sakit.

Atas kepastian tersebut, SBMI mengkonfirmasi perihal meninggalnya Masripah kepada pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki. Masripah ternyata merupakan PMI ilegal yang diberangkatkan ke negara Timur Tengah yang bukan menjadi negara penempatan secara resmi.

Terlebih, ia bisa dikirim ke Turki saat Indonesia tengah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dari Indonesia, TKW yang bersangkutan menurut pihak keluarga berangkat dalam kondisi sehat. Atas adanya kabar duka ini, keluarga juga meminta bantuan kepada SBMI Indramayu agar jenazah Masripah bisa dipulangkan ke tanah air.

Darnichn.



Related Articles